JAWA TIMUR — Rumah Gemilang Indonesia (RGI) Asnaf Jawa Timur menggelar pelatihan dan pendampingan perencanaan serta pengelolaan keuangan syariah sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan ini menghadirkan dosen Ekonomi Syariah dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) sebagai narasumber utama sekaligus pendamping program.
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi dan kapasitas peserta asnaf dalam mengelola keuangan agar mampu mencapai kebebasan finansial secara bertahap dan berkelanjutan. Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah, perencanaan keuangan keluarga, serta strategi pengelolaan pendapatan usaha.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya membangun fondasi keuangan yang sesuai prinsip syariah, mulai dari pengelolaan pendapatan halal, perencanaan anggaran, pencatatan keuangan sederhana, hingga menghindari praktik riba. Keuangan syariah, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan bebas riba, tetapi juga menekankan aspek keberkahan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial.
Materi pelatihan mencakup konsep dasar perencanaan keuangan syariah, manajemen arus kas rumah tangga dan usaha mikro, strategi menabung serta investasi halal, penguatan mentalitas kewirausahaan berbasis nilai Islam, hingga penyusunan rencana keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang.
Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga dilengkapi pendampingan intensif. Peserta diajak menyusun rencana keuangan pribadi dan usaha masing-masing, kemudian mengikuti proses monitoring dan evaluasi secara berkala. Pendekatan tersebut diharapkan membantu peserta bertransformasi dari penerima manfaat menjadi individu yang mandiri secara ekonomi, bahkan berpotensi menjadi muzakki di masa depan.
Pihak pengelola RGI Asnaf Jawa Timur menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menilai peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan menjadi faktor penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha para peserta binaan.
Kolaborasi UISI dan RGI disebut sebagai wujud sinergi antara akademisi dan lembaga pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, dosen menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat selain fungsi pendidikan dan penelitian.
RGI Asnaf Jawa Timur berharap program tersebut dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis keuangan syariah yang dapat direplikasi di wilayah lain, baik di Jawa Timur maupun secara nasional. Dengan pelatihan dan pendampingan yang terstruktur, lembaga ini optimistis dapat membentuk generasi yang cakap mengelola keuangan sekaligus memiliki integritas dan kesadaran spiritual dalam aktivitas ekonominya.

