BERITA TERKINI
Proyek Infrastruktur di Hai Phong Dikebut Jelang Kongres Nasional Partai ke-14

Proyek Infrastruktur di Hai Phong Dikebut Jelang Kongres Nasional Partai ke-14

Di tengah cuaca dingin yang melanda Hai Phong, aktivitas konstruksi di berbagai proyek infrastruktur kota justru berlangsung semarak. Sejumlah lokasi pembangunan dilaporkan meningkatkan intensitas kerja dengan menambah tenaga, peralatan, serta mengatur pola kerja bergiliran untuk mengejar target penyelesaian menjelang Kongres Nasional Partai Komunis Vietnam ke-14.

Di lokasi pembangunan kompleks dermaga K15 di kawasan Do Son, pekerjaan disebut sudah memasuki tahap akhir. Wakil Direktur Jenderal Perusahaan Saham Gabungan 68 Minh Duc, Nguyen Tuan Truong, menyatakan suasana kerja ramai sejak pagi hingga sore. Untuk mempercepat penyelesaian, kontraktor mengerahkan mesin dan peralatan secara maksimal, melibatkan sekitar 100 insinyur dan pekerja, serta menjalankan 10 tim konstruksi secara bersamaan. Targetnya, komponen proyek dapat rampung sebelum Tahun Baru Imlek agar dapat melayani masyarakat dan wisatawan.

Percepatan juga dilakukan pada Paket 10 proyek pembangunan jembatan di atas Sungai Thai Binh beserta jalan akses menuju Jalan Lingkar Kota Hai Duong Lama I, yang menghubungkan ruas Jalan Provinsi 391 hingga Jalan Provinsi 390C. Investor, konsultan, dan kontraktor menambah tenaga kerja serta mesin, menerapkan pola kerja “3 shift, 4 tim”, dan tetap bekerja pada hari libur untuk memangkas waktu pelaksanaan dibandingkan rencana awal.

Manajer lokasi konstruksi jembatan dari Perusahaan Investasi dan Konstruksi No. 18, Nguyen Duy Long, mengatakan konsorsium kontraktor mengerahkan 12 tim konstruksi dengan lebih dari 200 insinyur dan pekerja di dua sisi wilayah Tan Hung dan Nam Dong. Lima jalur pengeboran tiang pancang beroperasi siang dan malam pada pilar jembatan. Pada pilar T6 yang merupakan pilar utama, 13 dari total 19 tiang pancang telah diselesaikan, dan kemajuan proyek dinilai meningkat signifikan.

Sementara itu, tiga proyek persimpangan bertingkat—Le Hong Phong–Nguyen Trai, Bui Vien–Le Hong Phong, dan Bui Vien–Vo Nguyen Giap—dengan total investasi 2.335 miliar VND juga dikerjakan secara mendesak sebagai rangkaian proyek yang diluncurkan untuk menyambut Kongres Nasional Partai ke-14.

Di lokasi persimpangan Bui Vien–Vo Nguyen Giap, pekerjaan berlangsung intens dengan dukungan ekskavator, mesin pancang, serta arahan teknis di lapangan. Wakil Komandan lokasi proyek dari usaha patungan CK4 Group JSC dan HJC Investment and Construction Group JSC, Nguyen Trung Thanh, menyatakan seluruh jajaran pekerja berupaya menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal dengan tetap memenuhi persyaratan teknis dan estetika. Pada area yang lahannya telah tersedia, percepatan dilakukan dengan memanfaatkan setiap jam kerja.

Sejumlah proyek transportasi utama dinilai akan membuka peluang pembangunan baru bagi kota setelah rampung. Salah satunya, proyek Jalan Lingkar 2—khususnya ruas Tan Vu–Hung Dao–Bui Vien—ditujukan untuk melengkapi kerangka infrastruktur perkotaan, mengalihkan truk kontainer dari pusat kota, serta memperkuat konektivitas menuju pelabuhan-pelabuhan di Hai Phong.

Saat ini, pada lima paket konstruksi utama proyek tersebut, kontraktor mengerahkan lebih dari 1.000 insinyur, pekerja, dan peralatan untuk menjalankan berbagai pekerjaan. Hingga pertengahan Januari 2026, Paket 19 telah mencapai lebih dari 30% dari volume konstruksi yang direncanakan, sementara Paket 20—yang merupakan paket terbesar—mencapai hampir 50%. Pembangunan jembatan Hai Thanh ditargetkan selesai pada akhir Maret 2026. Adapun Paket 21, 22, dan 23 dilaporkan berjalan sesuai jadwal.

Direktur Eksekutif Proyek dari Perusahaan Investasi dan Konstruksi Transportasi Phuong Thanh, Tran Quang Tien, menyebut target membuka persimpangan bertingkat Bui Vien–Le Hong Phong pada Hari Nasional 2 September 2026 membuat proyek harus dipercepat sekitar tiga bulan dibandingkan kontrak. Ia mengatakan tantangan bertambah karena pekerjaan dilakukan sambil tetap menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama menuju pelabuhan. Menurutnya, kontraktor menilai proyek tersebut sebagai infrastruktur strategis untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas sekaligus memperkuat daya tarik arsitektur ruang kota, sehingga rencana konstruksi dihitung ulang dan seluruh kebutuhan material, peralatan, serta tim berpengalaman dipersiapkan.

Percepatan di berbagai lokasi proyek transportasi dan infrastruktur perkotaan mencerminkan dorongan pelaksanaan di lapangan, sejalan dengan tema kota tahun 2026: “Implementasi proaktif - Melepaskan momentum - Pertumbuhan terobosan”. Dengan memasuki musim semi dan dorongan dari penyelenggaraan Kongres Nasional Partai ke-14, para insinyur dan pekerja disebut terus berpacu melalui pola kerja “3 shift, 4 tim” untuk memastikan proyek selesai sesuai target waktu.