Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa integrasi perdagangan yang dijalankan secara adil tidak akan mengancam kedaulatan negara. Dalam forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Prabowo mengajak negara-negara yang hadir untuk menjalin kerja sama perdagangan dengan Indonesia.
“Kami meyakini bahwa integrasi perdagangan, jika dilakukan secara adil, bukanlah ancaman terhadap kedaulatan,” kata Prabowo dalam WEF Davos, Kamis (22/1/2026).
Prabowo menegaskan Indonesia menjunjung kerja sama yang saling menguntungkan dan tidak takut terhadap integrasi ekonomi. Ia menyebut Indonesia menyelesaikan perjanjian perdagangan bukan karena mengikuti tren, melainkan karena kebutuhan.
“Kami percaya pada konsep perdagangan yang saling menguntungkan (win-win),” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mencontohkan sejumlah kerja sama yang telah ditandatangani Indonesia dengan Eropa, Kanada, Peru, dan Eurasia. Kerja sama tersebut dibangun melalui skema Perjanjian Perdagangan Bebas dan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif.
“Saya juga baru saja mengunjungi Inggris untuk menandatangani Kemitraan Strategis Baru,” ucapnya.
Menurut Prabowo, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintahannya untuk memperdalam produktivitas, mengurangi hambatan, serta membuka pertumbuhan sektor swasta. Ia menilai perdagangan merupakan alat untuk mencapai kemakmuran.
Sebelumnya, Prabowo tiba di Zurich, Swiss, pada Rabu (21/1/2026) untuk memulai rangkaian agenda kunjungan kerja di Swiss, termasuk menghadiri WEF Annual Meeting 2026 di Davos. Prabowo mendarat di Bandar Udara Internasional Zurich sekitar pukul 17.55 waktu setempat.
Kedatangannya disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss I Gede Ngurah Swajaya dan Atase Pertahanan KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan. Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Stansted, London, Inggris, dengan waktu tempuh penerbangan sekitar satu jam tiga puluh menit menuju Zurich.
Dalam perjalanan tersebut, Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari bandara, Prabowo dan rombongan terbatas langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Swiss.
Teddy menjelaskan Prabowo akan menyampaikan pemikirannya mengenai konsep-konsep ekonomi yang disebut telah diterapkan sebelum dan sejak menjabat sebagai Presiden. Ia juga menyebut Prabowo akan memaparkan hasil kebijakan yang dicapai selama satu tahun pemerintahannya, yang disebut dengan Prabowonomics.
“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang,” kata Teddy di Bandar Udara London Stansted, Rabu (21/1/2026).
“Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowo-nomics,” lanjutnya.
WEF 2026 dijadwalkan dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia. Selain berpidato, Prabowo juga diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat, meski rincian pihak yang akan ditemui belum dijelaskan.

