BERITA TERKINI
PGN dan BPH Migas Pantau Penyaluran Gas Bumi ke RSUP Dr. Sardjito

PGN dan BPH Migas Pantau Penyaluran Gas Bumi ke RSUP Dr. Sardjito

Yogyakarta — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina menyatakan komitmennya menjaga layanan gas bumi yang andal dan berkelanjutan untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta. Komitmen ini diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna memastikan penyaluran gas bumi berlangsung aman dan optimal, mengingat rumah sakit beroperasi selama 24 jam.

Saat ini, RSUP Dr. Sardjito menggunakan gas bumi sekitar 30.000 meter kubik per bulan. Ke depan, layanan penyaluran akan ditransisikan dari PGN Gagas ke PGN, dengan penekanan pada tetap terjaganya kualitas dan keandalan pasokan. Gas bumi tersebut dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan boiler atau pemanas serta memenuhi kebutuhan energi dapur rumah sakit.

Pada Kamis (22/1), BPH Migas bersama PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan itu dihadiri Komite BPH Migas Arief Wardono dan Eman Salman, Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta, Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono, serta jajaran terkait. Dari pihak rumah sakit, monitoring dihadiri Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair beserta manajemen.

Komite BPH Migas Arief Wardono menyampaikan bahwa secara umum penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional. Untuk RSUP Dr. Sardjito, BPH Migas memastikan penyaluran gas bumi dapat mendukung aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan, sekaligus meminta PGN terus memberikan layanan sesuai kebutuhan rumah sakit.

PGN menegaskan kesiapan menjaga keberlanjutan pasokan gas bumi yang aman dan andal bagi RSUP Dr. Sardjito. Saat ini, penyaluran gas bumi ke rumah sakit dilakukan dengan skema beyond pipeline, yakni Compressed Natural Gas (CNG), yang disuplai melalui anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).

Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono menyatakan PGN berupaya menjadi mitra strategis sektor kesehatan untuk mendukung operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan, melalui sinergi dengan pemerintah termasuk BPH Migas, serta layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam.

Dari sisi pengguna, RSUP Dr. Sardjito menyambut positif kemitraan pemanfaatan gas bumi. Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair mengatakan penggunaan gas bumi dinilai berdampak pada efisiensi dan keberlanjutan. Menurutnya, biaya energi turun hingga sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya, sekaligus mendukung komitmen rumah sakit menuju pengelolaan lingkungan yang lebih hijau.