Pemerintah Kota Parepare menggelar Pertemuan Saudagar Parepare pada Selasa, 24 Maret 2026, di Auditorium B.J. Habibie. Forum ini mempertemukan pengusaha lokal, pelaku UMKM, dan investor dalam upaya memperkuat kolaborasi untuk mendorong ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, menyatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi diarahkan sebagai langkah konkret untuk merumuskan peluang usaha baru, memperluas jaringan bisnis, dan membangun ekosistem investasi yang lebih solid di Parepare.
Kegiatan ini juga didukung Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Parepare. KADIN menilai forum tersebut sebagai ruang konsolidasi kekuatan ekonomi lokal, termasuk untuk menghubungkan jejaring saudagar Parepare yang tersebar di berbagai daerah.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 160.000 jiwa, Parepare dinilai memiliki potensi di sektor perdagangan, jasa, dan UMKM. Dalam konteks ekonomi daerah, UMKM disebut berperan sebagai tulang punggung perputaran ekonomi karena menyerap tenaga kerja lokal dan menjaga daya beli masyarakat.
Melalui forum ini, pemerintah kota berharap sinergi antara pelaku usaha skala kecil hingga menengah dapat diperkuat dengan investor yang memiliki akses modal serta pasar lebih luas. Pola kolaborasi tersebut dipandang penting agar arus modal tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga mengalir ke daerah.
Berbeda dari forum bisnis yang bersifat seremonial, Pertemuan Saudagar Parepare menekankan kolaborasi nyata yang ditindaklanjuti. Sejumlah agenda yang didorong untuk dihasilkan dari pertemuan ini meliputi kemitraan distribusi produk UMKM, investasi di sektor perdagangan dan jasa, akses pembiayaan usaha, serta penguatan jejaring saudagar lintas daerah.
Salah satu potensi yang disorot adalah diaspora saudagar Parepare yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Jejaring ini dinilai dapat berperan sebagai investor maupun mitra distribusi produk daerah, apabila terorganisir secara sistematis. Dengan posisi sebagai kota pesisir dan akses distribusi yang strategis, Parepare disebut berpeluang menjadi simpul perdagangan regional di Sulawesi Selatan.
Forum tersebut juga dipandang sebagai momentum membangun kembali solidaritas ekonomi lokal di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan ketatnya persaingan usaha. Kolaborasi ekonomi lokal diharapkan memberi efek berantai, mulai dari peningkatan penyerapan tenaga kerja, naiknya daya beli masyarakat, hingga bertambahnya pajak dan retribusi daerah serta berkembangnya infrastruktur ekonomi.
Pemerintah kota menilai, jika forum seperti Pertemuan Saudagar Parepare digelar secara rutin dan konsisten, dampaknya dapat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kota dalam jangka menengah hingga panjang. Pertemuan Saudagar Parepare 2026 pun diposisikan sebagai upaya memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.