BERITA TERKINI
Perdagangan Bursa Hanya Dua Hari Jelang Libur Panjang, IHSG Diproyeksi Bergerak Campuran

Perdagangan Bursa Hanya Dua Hari Jelang Libur Panjang, IHSG Diproyeksi Bergerak Campuran

JAKARTA – Pasar modal Indonesia memasuki pekan perdagangan yang sangat singkat pada 16–17 Maret 2026, menjelang jeda panjang libur hari raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H. Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 5,91% pada pekan lalu, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyarankan investor menerapkan strategi lebih berhati-hati dan selektif.

Equity Analyst IPOT Hari Rachmansyah menjelaskan, pelemahan tajam IHSG dipicu meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut mendorong lonjakan harga minyak mentah dan batu bara, yang kemudian memunculkan kekhawatiran inflasi global berkepanjangan.

Untuk pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak campuran dengan kecenderungan melemah, seiring dominasi sentimen eksternal yang masih membayangi pasar.

Dari pasar global, investor juga mencermati isu penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang disebut menjadi instrumen tekanan politik. Faktor ini dinilai menjadi pendorong utama sikap menghindari risiko (risk-off) di kalangan pelaku pasar.

Meski demikian, Hari menyebut terdapat perkembangan terbaru yang memberi nuansa berbeda. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Selat Hormuz tetap “terbuka” bagi kapal-kapal yang bukan berasal dari Amerika Serikat, Israel, maupun sekutunya.