Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau dunia usaha untuk ikut membantu warga terdampak banjir di 51 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300.2/SE-10/BPBD/2026 tentang imbauan bantuan logistik kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Surat edaran itu ditandatangani Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja pada 21 Januari 2026. Asep menyatakan, dukungan dari dunia usaha dinilai dapat mempercepat penanganan bencana sekaligus meringankan beban masyarakat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, jumlah warga terdampak banjir per Jumat (23/1) mencapai 30.649 kepala keluarga. “Kami berharap partisipasi dari anggota klaster logistik, baik masyarakat maupun dunia untuk berperan menanggulangi bencana,” kata Asep.
Asep merinci sejumlah kebutuhan yang saat ini diperlukan warga terdampak, antara lain paket sembako, air mineral, alat kebersihan, mi instan, family kit, selimut, hygiene kit, makanan siap saji, karung, terpal, dan matras.
Ia menambahkan, masyarakat maupun dunia usaha yang ingin menyalurkan bantuan dapat mengirimkannya langsung ke posko pengungsian bersama BPBD Kabupaten Bekasi. “Berbagai bantuan ini bisa langsung diberikan ke lokasi pengungsian atau ke BPBD Kabupaten Bekasi,” ujar Asep.

