BERITA TERKINI
Pakuwon Bangun 41 Unit Ruko Beverly Square Tahap Dua di Surabaya Timur di Tengah Pelemahan Daya Beli

Pakuwon Bangun 41 Unit Ruko Beverly Square Tahap Dua di Surabaya Timur di Tengah Pelemahan Daya Beli

Pakuwon Group tetap melanjutkan ekspansi properti ruko di Surabaya Timur dengan membangun 41 unit ruko Beverly Square tahap dua di kawasan Pakuwon City. Pengembangan ini dilakukan di tengah melemahnya daya beli masyarakat, namun perusahaan menyatakan tetap optimistis penjualan ruko dapat terjaga.

Beverly Square dikembangkan di atas lahan seluas 4.400 meter persegi dan terintegrasi dengan kawasan hunian Pakuwon City yang mengusung konsep lifestyle business urban. Ruko ini didesain dua lantai, dilengkapi sitting area selebar 3 meter, premium canopy, serta area parkir di depan drop off.

Menurut keterangan perusahaan, desain dan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai jenis usaha, seperti resto, kafe, studio yoga dan pilates, akademi musik, klinik estetika, galeri interior, toko roti, layanan hair & beauty, perbankan, hingga showroom.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengatakan permintaan ruko di kawasan Pakuwon City terus meningkat seiring perkembangan kawasan. Ia menyebut jumlah penduduk di Pakuwon City telah mencapai lebih dari 15 ribu kepala keluarga, serta terdapat beberapa tower apartemen yang disebut sudah terjual habis.

“Kawasan Pakuwon City sendiri adalah kawasan yang sudah sangat established, sudah mapan dengan lebih dari 15.000 KK, kita juga ada beberapa tower apartemen yang sudah semuanya sold out. Ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan sekolah,” ujar Sutandi dalam Groundbreaking Ceremony Beverly Square, Jumat (23/1/2026).

Dari total 41 unit yang disediakan, Sutandi menyatakan sekitar 50 persen telah terjual. Dengan capaian tersebut, ia optimistis unit yang tersisa dapat terserap pasar.

Sutandi juga mengakui pelemahan daya beli telah terjadi sejak 2024. Namun, ia menilai sejumlah intervensi pemerintah, termasuk suntikan dana Rp200 triliun ke himpunan bank negara (Himbara), membantu meningkatkan daya beli. Ia menambahkan, pada Desember lalu terdapat peningkatan yang disebut signifikan di sektor ritel seiring momentum Natal dan tahun baru.

Pakuwon menargetkan penjualan Beverly Square dapat terus tumbuh hingga sekitar Juli 2026. Produk ruko ini disebut dipasarkan pada kisaran harga Rp2–3 miliar, dan perusahaan menyatakan optimistis unit tidak akan menunggu hingga akhir tahun untuk habis terjual.

Dalam periode acara groundbreaking, Pakuwon Group juga mengumumkan program promosi peluncuran, termasuk harga mulai Rp2 miliar, pembebasan sejumlah biaya, serta pemberian hadiah selama periode pembelian 25 Januari hingga 22 Februari 2026.