BERITA TERKINI
OJK Dorong Industri Asuransi Tumbuh Sehat, Berkelanjutan, dan Berorientasi pada Konsumen

OJK Dorong Industri Asuransi Tumbuh Sehat, Berkelanjutan, dan Berorientasi pada Konsumen

Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan industri asuransi perlu berkembang secara sehat, berkelanjutan, serta menunjukkan kepedulian terhadap konsumen dan pemegang polis. Pesan ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono dalam acara Grand Launching Grha Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Jumat.

Ogi menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh pihak untuk membangun industri perasuransian yang kuat. Menurutnya, kebijakan dan pengaturan bagi industri perasuransian merupakan hal yang fundamental.

Ia juga menyinggung pandangan sebagian pihak yang menilai reformasi dan transformasi di industri perasuransian berlangsung cukup terlambat. Kondisi tersebut, kata Ogi, turut membuat pertumbuhan industri perasuransian relatif kecil dibandingkan potensi pengembangannya di Indonesia.

Karena itu, Ogi mendorong peningkatan kontribusi sektor perasuransian. Ia menilai potensi pasar asuransi di Indonesia masih sangat besar, sehingga pelaku industri tidak seharusnya hanya berfokus pada persaingan satu sama lain.

Dalam kesempatan tersebut, Ogi menegaskan peta jalan industri perasuransian akan menjadi komitmen OJK untuk dijalankan. Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir sudah banyak Peraturan OJK (POJK) yang diterbitkan, sehingga fokus ke depan diarahkan pada pelaksanaan peta jalan tersebut, sementara penyusunan kebijakan baru akan dikurangi.

Ogi mengatakan, pelaksanaan peta jalan dan pemahaman terhadap POJK perlu diperkuat melalui sosialisasi dan diseminasi yang lebih sering, mengingat regulasi yang diterbitkan tidak selalu langsung dipahami dan membutuhkan waktu untuk dipelajari.

Menurutnya, reformasi dan transformasi industri perasuransian yang sudah berjalan perlu dieksekusi dengan baik, dengan mengacu pada panduan, regulasi, serta peta jalan sebagai pegangan bersama.