PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengajukan permohonan pencatatan saham (Form A1) ke The Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX) sebagai bagian dari langkah memperluas akses ke pasar modal internasional. Rencana ini menjadi kelanjutan ekspansi perseroan setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada September 2025.
Manajemen menyatakan pengajuan pencatatan di Hong Kong ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan dan meningkatkan eksposur perusahaan di pasar global. Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke Poerbaya Abidin menyebut langkah tersebut sebagai fase penting setelah IPO di Indonesia serta dimulainya produksi di proyek Pani.
“Kami tetap fokus untuk meningkatkan operasi secara aman dan memberikan nilai jangka panjang, sekaligus memperluas akses terhadap pasar modal internasional,” kata Boyke Poerbaya Abidin, dikutip Antara, Rabu (25/3/2026).
Perseroan menyampaikan bahwa dokumen awal berupa draft application proof telah dipublikasikan di situs resmi bursa Hong Kong. Namun, dokumen tersebut masih bersifat sementara dan proses pencatatan masih berada dalam tahap penelaahan regulator.
Perusahaan juga menegaskan tidak ada kepastian bahwa permohonan pencatatan tersebut akan terealisasi atau selesai. “Tidak terdapat jaminan bahwa permohonan pencatatan tersebut akan terlaksana atau selesai. Pemegang saham dan calon investor disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi atas efek Perseroan,” ujarnya.
Di sisi operasional, Merdeka Gold memperkuat kinerja melalui pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu dari dua tambang emas primer dengan tingkat produksi tertinggi di Asia pada 2030.
Proyek Pani telah mencapai tonggak penting dengan realisasi first gold pour pada Februari 2026. Pada Maret 2026, perseroan juga mencatat penjualan emas perdana kepada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) berdasarkan perjanjian jual-beli emas domestik selama dua tahun.
Pencapaian tersebut menandai dimulainya produksi komersial emas dan menjadi bagian dari penguatan fundamental perseroan seiring rencana pencatatan saham di Hong Kong.