BERITA TERKINI
Mengenal Revolut, Platform Keuangan Digital Inggris yang Menggabungkan Bank, Investasi, dan Kripto

Mengenal Revolut, Platform Keuangan Digital Inggris yang Menggabungkan Bank, Investasi, dan Kripto

Nama Revolut kian sering muncul dalam pembahasan fintech global, terutama ketika orang membicarakan bank digital, aplikasi keuangan serba bisa, hingga integrasi layanan kripto. Platform ini dikenal menawarkan beragam kebutuhan finansial dalam satu aplikasi—mulai dari pembayaran dan pertukaran mata uang, tabungan, kartu, investasi, sampai aset digital. Kombinasi tersebut membuat Revolut kerap diposisikan lebih dari sekadar aplikasi pembayaran.

Perkembangan Revolut juga menjadi sorotan karena perannya yang terus bergeser. Perusahaan yang awalnya dikenal kuat di transaksi lintas mata uang kini bergerak menuju ranah perbankan yang lebih formal, tanpa meninggalkan identitasnya sebagai layanan keuangan berbasis aplikasi yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan.

Apa itu Revolut? Revolut adalah perusahaan fintech asal Inggris yang menyediakan layanan keuangan digital melalui aplikasi. Dengan satu akun, pengguna dapat mengirim uang, menukar mata uang, menggunakan kartu virtual atau fisik, menabung, mengakses fitur investasi, hingga membeli aset kripto. Model ini membuat Revolut sering dipahami sebagai platform keuangan digital yang menggabungkan beberapa layanan yang biasanya tersebar di berbagai institusi.

Revolut didirikan di London pada 2015 oleh Nikolay Storonsky dan Vlad Yatsenko. Pada tahap awal, daya tarik utamanya adalah kemudahan transaksi lintas negara dan fitur multi-currency yang dinilai lebih praktis dibanding layanan bank konvensional. Seiring pertumbuhan, Revolut menambah produk dan memperluas target pengguna, termasuk segmen ritel dan bisnis.

Mengapa Revolut banyak dibicarakan? Salah satu pemicunya adalah skala bisnis. Di situs resminya, Revolut menyebut memiliki lebih dari 70 juta pelanggan secara global, dengan sekitar 12 juta di Inggris. Perusahaan juga menyatakan pada 2025 telah melampaui 65 juta pelanggan global dan menargetkan ekspansi ke lebih dari 30 pasar baru hingga 2030.

Faktor lain adalah pendekatan produk yang berangkat dari pengalaman mobile-first. Dalam satu aplikasi, pengguna dapat menyimpan saldo dalam berbagai mata uang, menggunakan kartu virtual, memantau pengeluaran, menabung, membeli saham, hingga mengakses kripto. Pendekatan ini sering dianggap mencerminkan kaburnya batas antara bank, dompet digital, aplikasi investasi, dan platform aset digital.

Berawal dari persoalan sederhana Revolut tumbuh dari kebutuhan yang banyak dirasakan pengguna internasional: biaya tukar mata uang, transfer lintas negara, dan penggunaan kartu saat bepergian yang dinilai mahal serta kurang transparan. Revolut menawarkan pengalaman yang lebih sederhana, termasuk kemampuan memegang beberapa mata uang sekaligus dan menukar kurs secara praktis melalui aplikasi.

Fitur utama Revolut Revolut menggabungkan beberapa lapisan layanan keuangan. Pengguna dapat mengirim uang ke berbagai negara, memegang saldo dalam puluhan mata uang, memakai kartu virtual untuk belanja online, serta memanfaatkan fitur pengelolaan anggaran dan manajemen keuangan harian. Di sisi investasi, Revolut menampilkan akses ke saham, komoditas seperti emas dan perak, serta produk tabungan.

Di area aset digital, Revolut menyatakan pengguna dapat membeli dan menjual ratusan cryptocurrency melalui aplikasinya. Selain itu, perusahaan juga menawarkan Revolut X sebagai platform trading kripto dengan fitur yang ditujukan untuk kebutuhan lebih lanjut.

Apakah Revolut benar-benar bank? Status Revolut tidak bisa disederhanakan. Di Inggris, Revolut menerima UK banking licence with restrictions dari Prudential Regulation Authority (PRA) pada Juli 2024. Otorisasi tersebut berada pada tahap mobilisation, yaitu fase ketika perusahaan diberi izin dengan pembatasan untuk menyelesaikan pembangunan operasional perbankannya sebelum beroperasi penuh sebagai bank di pasar Inggris.

Revolut menjelaskan bahwa selama masa mobilisation, akun pengguna di Inggris tetap berjalan seperti biasa di bawah struktur existing e-money account, sambil perusahaan menyelesaikan kesiapan proses perbankannya. Karena itu, penyebutan Revolut sebagai “bank” di Inggris memerlukan konteks: sudah masuk jalur perbankan resmi, tetapi penerapannya bertahap.

Arti penting lisensi bank Lisensi bank dipandang strategis karena dapat memperluas ruang gerak sebuah fintech. Tanpa lisensi bank, perusahaan bisa kuat di pembayaran atau transfer, tetapi memiliki keterbatasan dalam menghimpun simpanan seperti bank dan mengembangkan produk tertentu. Dalam konteks Revolut, lisensi tersebut memperkuat posisi di Inggris—salah satu pasar terbesarnya—serta dinilai mempertebal legitimasi di mata regulator dan konsumen.

Bagaimana dengan keamanan dana pengguna? Di Inggris, perlindungan dana kerap dikaitkan dengan FSCS (Financial Services Compensation Scheme). Sejak 1 Desember 2025, batas perlindungan simpanan FSCS naik menjadi £120.000 per orang, per institusi yang diotorisasi di Inggris. Namun, perlindungan FSCS berlaku untuk simpanan pada bank atau lembaga yang memenuhi cakupan skema tersebut.

Dalam kasus Revolut di Inggris yang masih berada pada tahap mobilisation setelah menerima authorisation with restrictions, konteks perlindungan dana tidak dapat disamakan begitu saja dengan bank konvensional yang sudah beroperasi penuh. Revolut menyebut bahwa selama masa tersebut, dana pengguna Inggris tetap dijaga sesuai Electronic Money Regulations 2011 pada struktur akun yang telah berjalan sebelumnya.

Apakah Revolut mendukung kripto? Revolut mendukung transaksi aset kripto. Dalam pusat bantuan resminya, Revolut menyatakan pengguna dapat membeli dan menjual lebih dari 200 cryptocurrency melalui aplikasi. Selain itu, Revolut X disiapkan untuk pengguna yang membutuhkan fitur trading kripto lebih lanjut.

Meski demikian, keberadaan fitur kripto tidak otomatis menjadikan Revolut setara dengan bursa kripto yang berfokus penuh pada perdagangan aset digital. Posisi Revolut lebih tepat dilihat sebagai platform keuangan umum yang menambahkan kripto sebagai salah satu lapisan produk, bersanding dengan pembayaran, tabungan, kartu, dan investasi.

Perbedaan dengan bank tradisional Revolut lahir dari pengalaman aplikasi dan kemudian memperluas fungsi menuju area perbankan. Arah ini berbeda dengan bank tradisional yang umumnya berangkat dari struktur institusi, lalu mengembangkan layanan digital belakangan. Perbedaan tersebut tercermin pada fokus Revolut terhadap pengalaman pengguna yang cepat dan ringkas, termasuk kartu virtual, transaksi lintas mata uang, serta integrasi berbagai kebutuhan finansial dalam satu aplikasi.

Arah keuangan digital Pergerakan Revolut menuju jalur perbankan resmi sambil mempertahankan fitur investasi dan kripto dinilai mencerminkan perubahan industri: pengguna cenderung menginginkan layanan yang terintegrasi, bukan terpecah di banyak aplikasi. Di sisi lain, langkah Revolut juga menunjukkan bahwa sebagian fintech tidak hanya ingin berada di luar sistem keuangan lama, melainkan masuk lebih dalam melalui lisensi dan penguatan legitimasi.

Secara keseluruhan, Revolut adalah platform keuangan digital asal Inggris yang menggabungkan transaksi lintas mata uang, kartu, tabungan, investasi, hingga kripto dalam satu ekosistem. Status perbankannya di Inggris masih berjalan bertahap melalui fase mobilisation setelah menerima lisensi dengan pembatasan pada 2024—sebuah detail yang penting untuk dipahami agar pembacaan terhadap posisi Revolut tetap akurat.