Mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak menguat dan bertahan di zona hijau, meski pasar masih dibayangi sejumlah faktor ketidakpastian global.
Penguatan tersebut terjadi di tengah lonjakan harga minyak, kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi sentimen investor.
Meski tekanan dari berbagai faktor eksternal belum mereda, pergerakan positif di sebagian besar bursa Asia menunjukkan investor tetap melakukan aksi beli secara selektif sambil mencermati perkembangan global berikutnya.