BERITA TERKINI
Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan Syariah untuk Dorong UKM pada 2026

Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan Syariah untuk Dorong UKM pada 2026

Maybank Indonesia menyatakan akan memperkuat pilar keuangan syariah sebagai bagian dari strategi mendukung ekosistem usaha kecil dan menengah (UKM) nasional memasuki tahun 2026. Segmen syariah tidak lagi diposisikan sekadar sebagai alternatif, melainkan menjadi salah satu tulang punggung layanan bagi nasabah SME, dengan mengedepankan transparansi serta nilai tambah yang menjadi karakter perbankan syariah.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan penguatan layanan syariah dilakukan dengan dukungan jaringan regional Maybank Group dan Maybank Islamic. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal bagi Maybank Indonesia untuk menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan andal, sesuai kebutuhan industri keuangan syariah di Indonesia.

“Fokus untuk memperkuat pembiayaan syariah juga kami lakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia,” ujar Bianto.

Dalam pembiayaan syariah, Maybank Indonesia mengandalkan produk leasing syariah Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) yang disebut sebagai salah satu produk andalan bank untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan syariah nasabah SME.

Secara keseluruhan, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia pada 2025 tercatat sebesar Rp22,32 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan SME syariah terus meningkat, dari 14% pada 2020 menjadi 32% pada 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya, pembiayaan SME syariah pada 2025 tumbuh 11,76%.

Bianto menambahkan, Maybank Indonesia juga akan memacu bisnis SME melalui penguatan sinergi antarentitas di dalam Grup Maybank sejalan dengan strategi One Maybank. Melalui program yang disebut “super combo”, nasabah SME diarahkan memperoleh solusi finansial terintegrasi dari ekosistem Maybank Indonesia, mulai dari pembiayaan KPR, Auto Loan, Payroll, Bancassurance, hingga kartu kredit.

“Pada tahun ini, kami juga akan mengoptimalkan jaringan cabang sebagai channel utama dalam pengembangan bisnis SME dan terus meningkatkan fokus layanan pada nasabah eksisting,” kata Bianto.

Dalam inisiatif keberlanjutan, Maybank Indonesia berencana mengoptimalkan Program HERPower untuk pemberdayaan perempuan, termasuk kemudahan akses pembiayaan SME. HERPower disebut sebagai inisiatif unggulan Maybank untuk pemberdayaan ekonomi perempuan di kawasan ASEAN.

Maybank Indonesia menargetkan peningkatan partisipasi dalam pengembangan SME melalui kredit pada 2026 dengan tetap menjaga kualitas portofolio. Bank juga membangun basis solusi transaksional melalui produk tabungan dan giro, termasuk penguatan komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah serta peningkatan komposisi dana murah guna mendorong pertumbuhan laba.

Per Desember 2025, CASA segmen SME Maybank Indonesia tumbuh 23,5% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp17,61 triliun. Bianto menyebut pengembangan bisnis SME dilakukan sejalan dengan program strategis Maybank ROAR30, dengan tujuan menjadi mitra pilihan dan terpercaya bagi nasabah melalui layanan perbankan yang mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan bisnis.