BERITA TERKINI
Mandiri Sekuritas Optimistis Proposal BEI ke MSCI dan FTSE Berujung Positif

Mandiri Sekuritas Optimistis Proposal BEI ke MSCI dan FTSE Berujung Positif

PT Mandiri Sekuritas menyatakan optimistis proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global, MSCI Inc dan FTSE Russell, akan menghasilkan keluaran yang positif.

Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan ia tidak memikirkan skenario terburuk dan meyakini pasar modal Indonesia tetap bergerak maju. Pernyataan itu disampaikan Oki di sela kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Mandiri Sekuritas di Jakarta, Rabu.

Sejalan dengan keyakinan tersebut, Oki memproyeksikan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju kembali ke level psikologis 9.000 hanya soal waktu. Pada penutupan perdagangan Rabu sore, IHSG tercatat menguat 41,40 poin atau 0,50 persen ke posisi 8.322,23.

Oki menilai, secara fundamental kondisi perekonomian nasional—termasuk prospek pertumbuhan dan situasi makroekonomi—masih cenderung kuat sehingga tidak perlu disikapi dengan pesimisme. Dari sisi pasar modal, ia juga melihat mayoritas perusahaan tercatat memiliki kinerja serta laporan keuangan yang solid, terutama bila menilik neraca keuangan 100 emiten berkapitalisasi besar di Indonesia.

Menurut Oki, dengan fundamental yang dinilai baik, fokus berikutnya adalah pemulihan pertumbuhan agar kinerja tahun ini setidaknya dapat menyamai capaian tahun sebelumnya.

Sementara itu, setelah melangsungkan diskusi lanjutan dengan MSCI dan FTSE, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan salah satu poin yang kini memasuki tahap akhir adalah pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen serta penyediaan data investor yang lebih granular.

BEI juga memastikan proses penyusunan aturan pencatatan terkait ketentuan minimum free float sebesar 15 persen telah rampung per 19 Februari 2026. Saat ini, bursa memasuki tahapan internal lanjutan sebelum draf final aturan tersebut diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait penerbitan shareholders concentration list, BEI menyatakan proses penyusunannya dilakukan secara akuntabel dan sesuai prosedur. Bursa tengah memfinalisasi metodologi serta standar operasional prosedur (SOP) yang akan menjadi dasar penyusunan daftar tersebut.