BERITA TERKINI
Mahasiswa Agribisnis UPR Ikuti Sosialisasi Tabungan Emas di Pegadaian Palangka Raya

Mahasiswa Agribisnis UPR Ikuti Sosialisasi Tabungan Emas di Pegadaian Palangka Raya

PALANGKA RAYA—Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Universitas Palangka Raya (UPR) mengikuti kunjungan edukatif ke Kantor Pegadaian Cabang Palangka Raya, Kamis (28/1/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam sosialisasi bertajuk “Tabungan Emas untuk Masa Depan” yang ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman investasi sejak dini.

Sebanyak 50 mahasiswa semester II angkatan 2025 hadir dan didampingi dosen pendamping Fandi K.P.A., S.Hut., M.Si dan Devi Fatmawati, S.TPn., M.Si. Materi disampaikan oleh Pimpinan Pegadaian Cabang Palangka Raya, Hermin Pongtuluran.

Dalam pemaparannya, Hermin menjelaskan tabungan emas sebagai instrumen investasi yang dinilai relatif aman dan stabil, terutama untuk menghadapi inflasi dan ketidakpastian ekonomi. “Tabungan emas adalah pilihan investasi jangka panjang yang mudah diakses, termasuk bagi mahasiswa. Dengan nominal kecil, siapa pun sudah bisa mulai berinvestasi dan belajar mengelola keuangan secara bijak,” ujarnya.

Selain teori, peserta juga mendapat kesempatan praktik menggunakan aplikasi Tring, aplikasi digital milik Pegadaian. Praktik dipandu Novriyanti, staf Pegadaian Cabang Palangka Raya, yang menjelaskan tahapan pendaftaran, pembelian emas, hingga pemantauan saldo tabungan emas secara daring melalui ponsel pintar.

“Melalui aplikasi Tring, nasabah bisa mengelola tabungan emas kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor Pegadaian. Ini sangat cocok dengan kebutuhan generasi muda yang serba digital,” kata Novriyanti.

Dosen pendamping, Fandi K.P.A., menilai kegiatan tersebut relevan dengan mata kuliah Manajemen Keuangan yang dipelajari mahasiswa Agribisnis. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung terkait pengambilan keputusan keuangan berbasis perencanaan.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun saat memasuki dunia kerja, khususnya di sektor agribisnis yang membutuhkan kecermatan dalam pengelolaan modal dan investasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada investasi emas sekaligus dibekali keterampilan praktis dalam perencanaan keuangan.