BERITA TERKINI
LinkAja Syariah dan BAZNAS Jalankan Program Ramadhan untuk Dukung Pemulihan Warga Aceh

LinkAja Syariah dan BAZNAS Jalankan Program Ramadhan untuk Dukung Pemulihan Warga Aceh

Memasuki Ramadhan 2026, PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) melalui layanan LinkAja Syariah menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam program sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”. Kolaborasi ini menyasar masyarakat di Aceh dan sekitarnya yang masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana.

Program tersebut difokuskan pada penyaluran ratusan paket Ramadhan yang didistribusikan di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aceh dipilih sebagai titik utama karena dinilai memiliki kebutuhan mendesak, baik untuk pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak maupun untuk mendorong kembali aktivitas ekonomi lokal.

LinkAja menyatakan inisiatif ini tidak dimaksudkan sebagai bantuan musiman, melainkan upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi setempat sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat di wilayah Sumatra. Dengan dukungan jaringan nasional BAZNAS, proses distribusi disebut dilakukan secara transparan, cepat, dan tepat sasaran bagi keluarga yang paling membutuhkan.

CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar mengatakan peran teknologi finansial semestinya melampaui kemudahan transaksi digital. Ia menyebut LinkAja membawa semangat #SatukanPotensiIndonesia dan menilai teknologi dapat menjadi penghubung bagi aksi kebaikan. “Kami percaya teknologi bisa menjadi jembatan kebaikan. Lewat kolaborasi dengan BAZNAS di bulan penuh berkah ini, kami ingin berkontribusi langsung bagi saudara-saudara kita di Aceh agar proses pemulihan mereka berjalan lebih cepat,” ujar Yogi.

Dewan Pengawas Syariah LinkAja, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., yang juga menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031, menyoroti pentingnya penguatan ekosistem filantropi Islam berbasis digital. Menurutnya, platform seperti LinkAja Syariah dapat membuat aktivitas berderma—zakat, infak, dan sedekah—lebih praktis, aman, dan akuntabel bagi muzakki maupun mustahiq.

Di sisi bisnis, LinkAja mencatat kinerja yang disebut positif pada layanan QRIS. Hingga akhir 2025, penggunaan QRIS LinkAja tercatat naik 40% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan volume transaksi tumbuh 20%. Perusahaan juga menyebut tren ini sejalan dengan pertumbuhan transaksi QRIS secara nasional yang mencapai 139,99%.

LinkAja menyatakan QRIS kini digunakan dalam beragam kebutuhan, mulai dari belanja di UMKM, pengisian BBM, hingga pembayaran transportasi. Layanan tersebut didukung fitur top-up yang makin luas, pembayaran tagihan rutin, serta tarik tunai tanpa kartu di ATM, yang diklaim dirancang untuk mendukung inklusi keuangan.

Untuk layanan syariah, LinkAja Syariah menyebut telah mengintegrasikan lebih dari 100 lembaga donasi terpercaya ke dalam aplikasi. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, layanan ini juga menerima sejumlah penghargaan, antara lain Indonesia Innovation of The Year (Asian Management Excellence Award 2025), Best Islamic Digital Payment Service Provider (The Asset Triple A Islamic Finance Awards 2025), serta Best Financial Technology Provider untuk Zakat dari BAZNAS.

Melalui kombinasi inovasi teknologi, layanan keuangan syariah, dan program sosial di Ramadhan 2026, LinkAja menempatkan aksi kemanusiaan sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat ekonomi digital.