BERITA TERKINI
Kementerian Keuangan Vietnam Tegaskan Intel sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang

Kementerian Keuangan Vietnam Tegaskan Intel sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang

Kementerian Keuangan Vietnam menegaskan komitmennya untuk memandang Intel sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pengembangan industri semikonduktor. Penegasan itu disampaikan Menteri Keuangan Nguyen Van Thang dalam pertemuan dengan perwakilan Intel, yang juga menjadi momentum peringatan 20 tahun perusahaan tersebut beroperasi di Vietnam.

Dalam pertemuan itu, Nguyen Van Thang menyampaikan apresiasi terhadap peran Intel sebagai mitra strategis terkemuka di bidang semikonduktor dan teknologi tinggi. Ia menilai, selama hampir dua dekade terakhir Intel telah memberikan kontribusi besar terhadap perputaran ekspor Vietnam, pengembangan rantai pasokan elektronik, penciptaan lapangan kerja berkualitas tinggi, serta pelatihan sumber daya manusia berteknologi tinggi.

Menteri juga menyebut pabrik Intel di Vietnam sebagai fasilitas pengemasan dan pengujian terbesar Intel di dunia. Menurutnya, kehadiran teknologi pengemasan dan pengujian chip server Intel di Vietnam mencerminkan kepercayaan strategis perusahaan terhadap lingkungan investasi dan kemampuan teknologi Vietnam.

Terkait strategi pengembangan ke depan, Nguyen Van Thang menyatakan Vietnam menempatkan industri semikonduktor sebagai sektor strategis dalam proses industrialisasi dan modernisasi. Pemerintah berharap Intel dapat terus memperluas skala produksi, meningkatkan teknologi, mengembangkan ekosistem pemasok, mendirikan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) semikonduktor, serta bekerja sama dalam pelatihan sumber daya manusia berskala besar.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas program kerja sama di bidang kecerdasan buatan antara Intel dan Pusat Inovasi Nasional (NIC).

Menanggapi usulan dan rekomendasi dari pihak Intel, Nguyen Van Thang mengatakan pemerintah Vietnam sedang mempelajari dan mempertimbangkannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta arah kebijakan untuk meningkatkan iklim investasi dan bisnis. Ia menegaskan Vietnam memprioritaskan pembangunan mekanisme dan kebijakan yang stabil dan transparan, guna menciptakan kondisi yang mendukung perusahaan teknologi tinggi—termasuk sektor semikonduktor—untuk memperluas investasi dan berkembang secara berkelanjutan.

Mewakili Intel Corporation, Wakil Presiden Senior untuk Hubungan Pemerintah Global Robin Colwel menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah Vietnam. Ia juga memaparkan rencana Intel untuk menyelenggarakan Konferensi Pemasok Material Strategis di Vietnam pada 2026, serta sejumlah inisiatif dalam rencana strategis perusahaan untuk mendorong ekosistem semikonduktor dan program kecerdasan buatan di Vietnam.

Colwel menyatakan Intel ingin bekerja sama lebih erat dengan Kementerian Keuangan dan lembaga terkait seperti NIC dalam program yang spesifik dan substantif, dengan tujuan menjadikan Vietnam sebagai pusat dalam rantai nilai manufaktur semikonduktor.

Di akhir pertemuan, Nguyen Van Thang kembali menegaskan Kementerian Keuangan Vietnam menganggap Intel sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pengembangan industri semikonduktor. Ia juga berharap Intel terus mendampingi Vietnam dalam transformasi digital dan pengembangan teknologi tinggi.

Sebelumnya, pada pagi hari 19 Februari waktu setempat, Nguyen Van Thang juga bertemu perwakilan Apple Corporation. Rangkaian pertemuan dengan perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat tersebut disebut mencerminkan tekad Kementerian Keuangan untuk mendukung bisnis strategis, sejalan dengan tujuan menjadikan Vietnam sebagai pusat teknologi tinggi dan semikonduktor di kawasan pada 2045.