BERITA TERKINI
Kementan Pastikan Pasokan Vaksin dan Obat Hewan Siap untuk 2026

Kementan Pastikan Pasokan Vaksin dan Obat Hewan Siap untuk 2026

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan kesiapan pasokan vaksin dan obat hewan nasional pada 2026 untuk mengantisipasi risiko penyakit hewan menular strategis, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan Avian Influenza. Upaya ini ditujukan untuk menjaga stabilitas sektor peternakan sekaligus melindungi produktivitas ternak nasional.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Kepala Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, Edy Budi Susila, melakukan inspeksi langsung ke fasilitas produksi vaksin hewan di Surabaya. Inspeksi dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, serta penerapan standar mutu produksi sesuai ketentuan Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik (CPOHB).

“Ketersediaan vaksin dan obat hewan yang aman serta berkualitas menjadi faktor kunci dalam pengendalian penyakit hewan. Seluruh rantai produksi harus dipastikan siap agar kebutuhan nasional dapat terpenuhi tepat waktu,” kata Edy dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (17/1/2026).

Menurut Kementan, gangguan pasokan vaksin berpotensi menimbulkan dampak ekonomi signifikan bagi peternak, terutama di sentra produksi ternak. Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya perencanaan produksi yang berkelanjutan dan peningkatan efisiensi untuk menghadapi proyeksi kenaikan kebutuhan vaksin hewan pada 2026.

Dalam inspeksi tersebut, tim teknis BBVF Pusvetma melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sarana produksi, peralatan laboratorium, penerapan biosekuriti, serta kapasitas produksi vaksin. Pemerintah juga menyiapkan langkah optimalisasi rantai pasok untuk menjaga ketersediaan vaksin di tengah peningkatan permintaan.