Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa ketidakpastian terkait kebijakan tarif Amerika Serikat berisiko mengganggu laju pertumbuhan ekonomi AS yang dinilai masih kuat. IMF menilai ketidakpastian kebijakan perdagangan dapat menjadi hambatan bagi aktivitas ekonomi, bahkan lebih besar dari perkiraan.
Dalam pernyataan yang dirilis Rabu waktu setempat, IMF menyebut bahwa ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan berpotensi menekan aktivitas ekonomi. Peringatan ini muncul di tengah dinamika kebijakan tarif yang kembali berubah dalam beberapa waktu terakhir.
Donald Trump sebelumnya memberlakukan tarif tertinggi AS dalam sekitar satu abad pada tahun lalu. Kebijakan itu, menurut Trump, dimaksudkan untuk mendorong perusahaan meningkatkan investasi di dalam negeri.
Namun, pada pekan sebelumnya, banyak kebijakan tarif tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung. Kondisi itu mendorong pemerintahan Trump mencari wewenang alternatif untuk tetap mengenakan pajak impor.
Tarif baru sebesar 10% secara menyeluruh mulai berlaku pada Selasa. Trump juga menyatakan akan menaikkan tarif tersebut menjadi 15%.

