BERITA TERKINI
IHSG Turun 1,61% ke 7.022, Asing Catat Beli Bersih Rp 1,02 Triliun

IHSG Turun 1,61% ke 7.022, Asing Catat Beli Bersih Rp 1,02 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Senin (16/3) di tengah sentimen lonjakan harga energi global serta kekhawatiran terkait anggaran negara. Aktivitas perdagangan yang mendekati libur panjang turut membuat pasar cenderung sepi dan bergerak turun.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot 114,92 poin atau 1,61% ke level 7.022,29.

Meski IHSG jatuh, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 1,02 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 177,51 miliar, sementara di pasar tunai dan pasar negosiasi sebesar Rp 845,41 miliar.

Saham dengan net buy asing terbesar pada hari itu adalah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 564,6 miliar, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 472,9 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 197,8 miliar.

Adapun saham dengan net sell asing terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 400,1 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 201,7 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 131,4 miliar.

Di kelompok saham LQ45, penguatan terbesar dibukukan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 10,28%, diikuti PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 7,03%, serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 3,63%.

Sementara itu, pelemahan terdalam di LQ45 terjadi pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 8,89%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 8,76%, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 8,03%.

Pergerakan indeks sektoral menunjukkan delapan sektor berada di zona merah dan menekan IHSG. Sektor teknologi memimpin pelemahan dengan penurunan 2,34%. Sektor properti dan real estat turun 2,28%, disusul sektor energi yang merosot 2,24%.

Selain itu, sektor barang baku melemah 1,82%, sektor transportasi dan logistik turun 1,57%, sektor infrastruktur terkoreksi 0,63%, sektor barang konsumsi primer turun 0,16%, dan sektor barang konsumsi nonprimer turun tipis 0,03%.

Di sisi lain, tiga sektor mencatat penguatan, yakni sektor keuangan naik 0,45%, sektor perindustrian bertambah 0,21%, dan sektor kesehatan menguat 0,13%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi mencapai 32,07 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,92 triliun. Sebanyak 542 saham melemah, 180 saham menguat, dan 98 saham tidak berubah.

Secara akumulatif, IHSG mencatat pelemahan 4,29% dalam sepekan terakhir. Sementara sejak awal tahun, IHSG turun 18,79%.