BERITA TERKINI
IHSG Rebound Jelang Libur, BI Tahan Suku Bunga; Rekomendasi Saham TLKM, BMRI, dan MYOR

IHSG Rebound Jelang Libur, BI Tahan Suku Bunga; Rekomendasi Saham TLKM, BMRI, dan MYOR

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan 17 Maret 2026. IHSG naik 1,2% atau bertambah 84,55 poin ke level 7.106, ditopang arus dana asing masuk (inflow) sebesar Rp155 miliar di pasar reguler.

Meski mencatat rebound menjelang libur bursa, kinerja IHSG sejak awal tahun masih tertekan. Secara year to date (ytd), IHSG tercatat turun 17,81% dan menjadi yang terlemah dibandingkan bursa regional.

Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16–17 Maret 2026 memutuskan kembali menahan BI-Rate di level 4,75%. Suku bunga acuan tersebut berada pada level yang sama sejak September 2025. BI menilai keputusan mempertahankan suku bunga diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari volatilitas pasar global, khususnya terkait kekhawatiran konflik di Timur Tengah.

Dari emiten, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) melaporkan kinerja tahun buku 2025 (FY25) dengan pendapatan turun 0,75% secara tahunan menjadi USD3,17 miliar. Namun, berkat efisiensi operasional, laba bersih INKP naik 6,8% secara tahunan menjadi USD453 juta.

Di pasar global, bursa Wall Street melemah. Nasdaq turun 0,84% dan S&P 500 turun 0,37% pada 24 Maret, seiring pasar bersikap wait and see akibat ketidakjelasan situasi di Timur Tengah. Di satu sisi, Presiden Trump menyatakan negosiasi dengan Iran berhasil dan menyebut Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. Namun, Iran membantah klaim perdamaian tersebut dan menilai pernyataan itu sebagai upaya menenangkan pasar keuangan yang bergejolak.

Harga minyak mentah WTI tercatat anjlok 5,48% secara intraday ke USD87 per barel pada 25 Maret. Di saat yang sama, bursa Asia Pasifik menguat seiring penurunan harga energi, dengan Nikkei 225 naik 3,18% dan KOSPI menguat 3,28% secara intraday pada 25 Maret.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam kisaran 7.050–7.200.

Berikut rekomendasi saham harian dari Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, untuk 25 Maret 2026:

1) Telkom Indonesia (TLKM) – Buy
Harga penutupan: 3.050
Target ambil untung (take profit): 3.150
Batas rugi (stop loss): 2.870

TLKM dinilai berada di area support dan bergerak sideways dalam jangka pendek, sehingga membuka peluang pembalikan arah dari tren bearish sebelumnya. Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pelemahan yang terbatas pada histogram, sementara stochastic mulai crossing di area oversold yang mengindikasikan potensi rebound. Dari sisi sentimen, TLKM dijadwalkan menggelar RUPSLB pada 24 April 2026, dengan mata acara yang akan diumumkan selambat-lambatnya pada 26 Maret 2026.

2) Bank Mandiri (BMRI) – Buy
Harga penutupan: 4.730
Target ambil untung (take profit): 4.880
Batas rugi (stop loss): 4.670

BMRI disebut berada di area support dan berpotensi membentuk pola candlestick morning star, yang kerap dibaca sebagai sinyal awal pembalikan arah (rebound). Indikator stochastic juga menunjukkan crossing di area oversold, menandakan kondisi jenuh jual. Dari sisi fundamental, BMRI dinilai memiliki potensi pembagian dividen dengan estimasi yield 7,9% berdasarkan asumsi laba bersih FY25 dan dividend payout ratio tahun buku 2024. Sentimen lain datang dari rencana buyback saham senilai Rp1,17 triliun yang akan dilakukan hingga 12 bulan setelah RUPST pada 29 April 2026.

3) Mayora Indah (MYOR) – Buy
Harga penutupan: 1.840
Target ambil untung (take profit): 1.900
Batas rugi (stop loss): 1.780

MYOR dinilai berada di area support dan berpeluang mengalami reversal dalam jangka pendek. Indikator MACD menunjukkan pelemahan terbatas pada histogram, sementara stochastic telah crossing di area oversold, yang mengindikasikan peluang rebound. Dari sisi kinerja, MYOR mencatat pertumbuhan pada kuartal IV 2025 dengan pendapatan Rp11,52 triliun, naik 10,5% secara tahunan dan 23% secara kuartalan. Laba kotor meningkat 24,8% menjadi Rp2,69 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp1,02 triliun, tumbuh 3,1% secara tahunan dan 49% secara kuartalan.

Ringkasan level rekomendasi (25 Maret 2026)
TLKM: Buy | 3.050 | TP 3.150 | SL 2.870
BMRI: Buy | 4.730 | TP 4.880 | SL 4.670
MYOR: Buy | 1.840 | TP 1.900 | SL 1.780