JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin pagi dibuka menguat 62,77 poin atau 0,76% ke level 8.334,54. Penguatan ini disebut melanjutkan tren positif beberapa sesi terakhir, seiring meningkatnya minat beli investor di awal pekan.
Sejalan dengan IHSG, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut naik 6,43 poin atau 0,77% ke posisi 841,71. Kenaikan ini mencerminkan penguatan yang relatif merata pada saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid.
Aktivitas pasar pada awal perdagangan terpantau cukup aktif. Hingga satu jam pertama, nilai transaksi tercatat sekitar Rp2,1 triliun dengan volume perdagangan mencapai 3,4 miliar lembar saham dan frekuensi lebih dari 215 ribu kali transaksi. Pada saat yang sama, 268 saham menguat, 143 saham melemah, dan 189 saham tidak berubah.
Dari sisi sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor perbankan, energi, dan infrastruktur. Saham-saham perbankan besar disebut menjadi penopang utama indeks, didorong optimisme terhadap stabilitas likuiditas dan prospek pertumbuhan kredit. Sementara itu, sektor teknologi dan konsumer non-primer bergerak variatif mengikuti dinamika sentimen global.
Analis pasar menilai penguatan IHSG didorong kombinasi sentimen domestik dan eksternal. Dari dalam negeri, stabilitas nilai tukar rupiah serta ekspektasi kinerja emiten yang solid pada kuartal berjalan disebut menjadi katalis positif. Dari global, pelaku pasar merespons pergerakan bursa regional Asia yang cenderung menguat.
Secara teknikal, IHSG dinilai berada dalam tren bullish jangka pendek setelah mampu bertahan di atas level psikologis 8.250. Jika penguatan berlanjut, indeks berpotensi menguji area resistance di kisaran 8.380–8.400. Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi aksi ambil untung yang dapat menahan laju kenaikan dalam jangka pendek.
Dengan likuiditas transaksi yang tetap terjaga dan partisipasi investor yang meningkat, pergerakan IHSG pada sesi perdagangan selanjutnya diperkirakan masih fluktuatif dengan kecenderungan menguat, sejalan dengan sentimen pasar yang relatif kondusif di awal pekan.

