Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026. Pada pembukaan, IHSG berada di posisi 8.092,905.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.19 WIB, IHSG turun 188,957 poin atau 2,29 persen ke level 8.046,528. Pada periode tersebut, IHSG tercatat bergerak dengan level tertinggi 8.132,094 dan terendah 8.039,508.
Riset harian BNI Sekuritas mencatat, pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026, IHSG ditutup sideways di level 8.235 dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp802 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, INDF, BBNI, BBRI, dan PTRO.
Dari luar negeri, Wall Street tertekan pada akhir perdagangan Jumat, 27 Februari 2026, seiring pelemahan saham sektor keuangan dan teknologi. Indeks Dow Jones turun 1,05 persen, S&P 500 melemah 0,43 persen, dan Nasdaq turun 0,92 persen.
Sementara itu, bursa Asia-Pasifik mayoritas menguat pada perdagangan Jumat pekan lalu, di tengah pelemahan pasar saham AS sebelumnya. Penurunan Wall Street disebut dipicu oleh pelemahan saham Nvidia, meski perusahaan tersebut melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi.
Di kawasan Asia, Nikkei 225 Jepang naik 0,2 persen dan Topix menguat 1,5 persen. Di Korea Selatan, Kospi melemah 1 persen, sedangkan Kosdaq naik 0,4 persen. Hang Seng Hong Kong menguat 0,9 persen, sementara S&P/ASX 200 Australia naik 0,3 persen.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyatakan IHSG berpotensi menguji area support di 8.200. Jika level tersebut mampu bertahan, peluang rebound teknikal jangka pendek dinilai dapat didukung oleh saham-saham komoditas seperti minyak dan emas.
Namun, ia mengingatkan pelaku pasar untuk tetap waspada apabila IHSG menembus ke bawah 8.200. Menurut proyeksi, IHSG berpotensi terkoreksi hingga 8.050. Dalam riset tersebut, BNI Sekuritas memperkirakan support IHSG berada di rentang 8.050–8.200, sedangkan resistance di 8.280–8.320.
BNI Sekuritas juga menyampaikan ide trading untuk hari ini, yakni MEDC, ANTM, ARCI, HRTA, ITMG, dan SOCI, dengan rincian rekomendasi sebagai berikut.
1. MEDC
Spec Buy di area Rp1.700–Rp1.725, cutloss di bawah Rp1.685. Target dekat Rp1.745–Rp1.775.
2. ANTM
Spec Buy di area Rp4.310–Rp4.350, cutloss di bawah Rp4.280. Target dekat Rp4.380–Rp4.480.
3. ARCI
Spec Buy di area Rp1.850–Rp1.865, cutloss di bawah Rp1.835. Target dekat Rp1.920–Rp1.950.
4. HRTA
Spec Buy di area Rp3.170–Rp3.210, cutloss di bawah Rp3.100. Target dekat Rp3.290–Rp3.340.
5. ITMG
Spec Buy di area Rp22.625–Rp22.725, cutloss di bawah Rp22.525. Target dekat Rp22.900–Rp23.100.
6. SOCI
Spec Buy di area Rp650–Rp665, cutloss di bawah Rp635. Target dekat Rp700–Rp750.

