BERITA TERKINI
Harga Minyak Brent dan WTI Turun 7–8% Usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

Harga Minyak Brent dan WTI Turun 7–8% Usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

Harga minyak dunia turun tajam pada Senin (23/3/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran dan memerintahkan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi negara tersebut.

Minyak mentah Brent, patokan global, dilaporkan merosot lebih dari 7% dari level puncak sekitar US$114 per barel menjadi di bawah US$99 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 8% menjadi US$90 per barel, atau melemah sekitar US$10 dalam waktu singkat.

Penurunan harga terjadi beberapa jam setelah Trump mengumumkan penundaan serangan selama lima hari ke depan. Keputusan itu, menurut pernyataan Trump, diambil menyusul kemajuan signifikan dalam pembicaraan rahasia antara Washington dan Teheran yang berlangsung sepanjang akhir pekan.

Melalui unggahan di Truth Social, Trump menyebut kedua negara telah melakukan percakapan yang “sangat baik dan produktif” terkait upaya mengakhiri permusuhan total di Timur Tengah. Ia juga menyatakan telah menginstruksikan “Departemen Perang” untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan syarat pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung berjalan sukses.

Langkah ini menjadi perubahan sikap dibanding pernyataan Trump sebelumnya. Ia sempat mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran pada Senin malam jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali. Bahkan hingga pekan lalu, Trump mengatakan tidak tertarik melakukan gencatan senjata dengan Iran, meski tetap membuka kemungkinan dialog.