Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan sebesar Rp15.890 per kilogram pada Senin, 16 Maret 2026. Posisi ini naik Rp390 per kilogram atau sekitar 2,52% dibandingkan penawaran tertinggi pada Jumat, 13 Maret 2026, yang mencapai Rp15.500 per kilogram.
Berdasarkan informasi tender KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp15.890 per kilogram. Sementara itu, CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp15.690 per kilogram. Untuk CPO Loco Sei Tapung, harga dibuka Rp15.651–Rp15.652 per kilogram, namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp15.371 per kilogram.
Sejalan dengan pergerakan di pasar domestik, perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada Senin (16/3/2026) dan mencatat kenaikan untuk hari keempat berturut-turut. Penguatan tersebut dikaitkan dengan lonjakan harga palm olein di Bursa Dalian serta naiknya harga minyak mentah global.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juni 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM85 per ton atau sekitar 1,86% menjadi RM4.657 per ton pada jeda perdagangan tengah hari.
Pelaku pasar menilai penguatan CPO mengikuti kenaikan signifikan palm olein di pasar Tiongkok. Pada sesi perdagangan pagi di Asia, harga palm olein di Bursa Dalian dilaporkan mencapai level tertinggi sejak Juni 2022.
Dari pasar komoditas lain, kontrak minyak kedelai (soyoil) paling aktif di Bursa Dalian naik 0,34%, sedangkan kontrak minyak sawit di bursa yang sama melonjak 2,52%. Sebaliknya, soyoil di Chicago Board of Trade (CBOT) turun sekitar 0,95%.
Harga minyak sawit umumnya bergerak mengikuti dinamika minyak nabati lain, termasuk minyak kedelai, karena keduanya bersaing di pasar minyak nabati global.