BERITA TERKINI
FPT Ubah Metode Konsolidasi Laporan Keuangan FPT Telecom Efektif 1 Januari 2026

FPT Ubah Metode Konsolidasi Laporan Keuangan FPT Telecom Efektif 1 Januari 2026

Grup FPT mengumumkan penyesuaian metode penyusunan laporan keuangan konsolidasi untuk FPT Telecom Joint Stock Company yang akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada 18 Maret.

Melalui perubahan ini, FPT tidak lagi mengonsolidasikan seluruh pendapatan dan laba FPT Telecom seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Ke depan, FPT hanya akan mengakui bagian laba FPT Telecom sesuai porsi kepemilikan saham aktualnya. Perusahaan menyebut penyesuaian tersebut sebagai perubahan akuntansi teknis yang diselaraskan dengan struktur kepemilikan baru di FPT Telecom.

Perwakilan FPT menegaskan bahwa penyesuaian ini tidak mengubah laba setelah pajak yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan induk maupun laba per saham (EPS) dasar. Menurut FPT, hak dan nilai pemegang saham tetap terjamin dan sepenuhnya tercermin dalam laporan keuangan konsolidasi.

FPT juga menyatakan bahwa pengalihan sahamnya di FPT Telecom kepada Kementerian Keamanan Publik merupakan langkah strategis. Perusahaan menilai langkah ini dapat membantu kedua pihak memperkuat kerja sama serta berpartisipasi lebih dalam dalam proses pengembangan ekonomi digital nasional.

Di saat yang sama, FPT menyebut FPT Telecom akan memiliki kondisi yang lebih menguntungkan untuk memperluas skala bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempertahankan momentum pertumbuhan pada periode mendatang.

Sebelumnya, meskipun hanya memegang lebih dari 45% modal, FPT masih mencatatkan FPT Telecom sebagai anak perusahaan dalam laporan keuangan konsolidasinya. Namun, setelah terjadi perubahan struktur pemegang saham, metode akuntansi pun disesuaikan.

Saat ini, Kementerian Keamanan Publik menjadi pemegang saham terbesar FPT Telecom dengan kepemilikan 50,2% setelah menerima transfer modal dari Perusahaan Investasi dan Bisnis Modal Negara (SCIC) pada Juli 2025.

Dari sisi kinerja, pada 2025 FPT Group membukukan pendapatan 70.112 miliar VND, naik 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba setelah pajak tercatat 11.226 miliar VND, meningkat 19,1% dan disebut sebagai level tertinggi yang pernah dicapai.