BERITA TERKINI
Fokus Pasar 2–6 Maret 2026: NFP AS dan Data PMI Jadi Petunjuk Arah Ekonomi Global

Fokus Pasar 2–6 Maret 2026: NFP AS dan Data PMI Jadi Petunjuk Arah Ekonomi Global

Investor pada pekan pertama Maret 2026 (2–6 Maret) diperkirakan masih mencermati perkembangan konflik geopolitik, sembari menunggu rangkaian rilis data ekonomi utama yang dapat memberi gambaran kondisi ekonomi global dan respons bank sentral.

Sejumlah indikator yang menjadi perhatian meliputi laporan pasar tenaga kerja Amerika Serikat untuk periode Februari, serta data PMI dari ISM untuk sektor manufaktur dan jasa di negara-negara utama di berbagai kawasan. Dari sisi kebijakan, pasar juga menantikan laporan musim semi Departemen Keuangan Inggris, pertemuan tahunan pejabat politik dan ekonomi di Tiongkok, serta risalah pertemuan terakhir Bank Sentral Eropa (ECB).

Amerika Serikat: NFP, ISM, dan penjualan ritel

Dari AS, rilis utama adalah data nonfarm payrolls (NFP) yang diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 60.000 lapangan kerja pada Februari, melambat dari 130.000 pada Januari. Tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4,3%.

Pertumbuhan pendapatan rata-rata per jam diproyeksikan naik 0,3% (lebih lambat dari 0,4% sebelumnya). Menjelang NFP, pasar juga akan mencermati data ADP serta laporan pemutusan hubungan kerja Challenger.

Di sisi aktivitas bisnis, data ISM diperkirakan mengindikasikan sektor manufaktur tetap berkembang namun dengan laju sedikit lebih lambat pada Februari, sementara pertumbuhan sektor jasa meningkat.

Data lain yang turut diperhatikan adalah penjualan ritel yang diperkirakan turun tipis 0,2% pada Januari setelah stagnan pada Desember, yang dinilai mencerminkan tekanan berkelanjutan pada pengeluaran konsumen.

Untuk laporan kuartalan perusahaan, kalender rilis disebut masih menyisakan segelintir emiten sektor konsumen, antara lain Broadcom, JD Sports Fashion, dan Costco Wholesale.

Inggris: laporan proyeksi anggaran musim semi

Di Inggris, sorotan utama pekan ini adalah laporan proyeksi anggaran musim semi yang akan disampaikan Kanselir Rachel Reeves pada Selasa. Meski Kementerian Keuangan Inggris mengecilkan kemungkinan perubahan kebijakan besar seperti kenaikan pajak, laporan tersebut akan menguraikan kondisi ekonomi, ruang fiskal yang tersedia, dan rencana penerbitan obligasi pemerintah.

Selain itu, pelaku pasar juga menunggu data perumahan dari Nationwide Building Society, data persetujuan hipotek, serta angka PMI final Februari.

Eurozone: inflasi, pengangguran, dan publikasi ECB

Di kawasan Eurozone, perhatian tertuju pada data inflasi yang diperkirakan bertahan di 1,7% secara tahunan, dengan inflasi inti diproyeksikan 2,1%. Tingkat pengangguran Eurozone diperkirakan tetap di 6,2%, yang disebut sebagai level terendah dalam sejarah.

Rangkaian data lain yang dipantau mencakup PPI Eurozone, penjualan ritel, PDB final, output industri Prancis, data pekerjaan Spanyol, serta PDB dan angka anggaran Italia. Di sisi kebijakan moneter, ECB dijadwalkan menerbitkan laporan terkait keputusan suku bunga terbarunya.

Di Jerman, pesanan pabrik diperkirakan menurun setelah empat bulan berturut-turut naik, sementara penjualan ritel diproyeksikan turun setelah pemulihan moderat pada Desember. Di Italia, inflasi diperkirakan naik 0,2% secara bulanan sehingga laju tahunan tidak berubah, sedangkan PMI manufaktur diperkirakan menunjukkan kontraksi yang mereda menuju stabilisasi.

Asia Pasifik: pertemuan tahunan Tiongkok, data Jepang dan Australia

Di Asia Pasifik, pasar menyoroti beberapa rilis dan agenda penting. Di Tiongkok, perhatian tertuju pada pertemuan tahunan yang dijadwalkan berlangsung 4–11 Maret, ketika delegasi dari seluruh negeri menetapkan target ekonomi utama dan menguraikan prioritas kebijakan. Beijing juga diperkirakan meluncurkan Rencana Lima Tahun ke-15 yang mencakup tujuan pembangunan 2026–2030. Investor turut memantau PMI resmi dan swasta, yang diperkirakan menunjukkan moderasi aktivitas manufaktur.

Di Jepang, data pengangguran terbaru diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran bertahan di 2,6%. Kepercayaan konsumen diproyeksikan sedikit meningkat, sementara pertumbuhan belanja modal diperkirakan 3%. Data PMI final juga akan menjadi perhatian.

Di Australia, rilis utama adalah PDB yang diperkirakan tumbuh 0,6% secara kuartalan pada kuartal keempat. Data lain yang dijadwalkan meliputi perdagangan, lowongan pekerjaan, harga komoditas, izin pembangunan, pengeluaran rumah tangga, serta neraca transaksi berjalan.