Pertumbuhan ekonomi Kota Malang pada 2025 tercatat mencapai 5,92 persen. Capaian ini dinilai menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang cukup baik karena berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur maupun nasional.
Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis BPS Kota Malang, Tasmilah, menyampaikan bahwa sejumlah sektor usaha menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Sektor yang berkontribusi besar antara lain transportasi dan pergudangan, akomodasi makan minum, serta perdagangan.
Menurut Tasmilah, struktur ekonomi Kota Malang dalam beberapa tahun terakhir relatif stabil. Ia menyebut, dalam sepuluh tahun terakhir komposisi ekonomi tidak banyak berubah dan masih didominasi oleh sektor perdagangan, jasa pendidikan, serta konstruksi.
Menjelang Ramadan dan Idulfitri, peningkatan konsumsi rumah tangga juga disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong aktivitas ekonomi. Tasmilah menjelaskan, pengeluaran konsumsi rumah tangga biasanya meningkat, seperti belanja makanan jadi atau jajan serta belanja online.
Selain itu, aktivitas wisatawan selama libur Lebaran turut menggerakkan perekonomian daerah. Tasmilah mengatakan, banyak wisatawan lokal datang ke Kota Malang saat libur Lebaran sehingga aktivitas transportasi, makan minum, dan perdagangan meningkat, yang kemudian tercatat dalam survei BPS.