Sebanyak 88 perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia menyatakan ketertarikan terhadap inovasi layanan berbasis digital yang dikembangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ketertarikan itu disampaikan saat mereka mengikuti kunjungan ke Unit Pengelola (UP) Jakarta Smart City (JSC) dan Future City Hub di bawah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, serta layanan Jakartasatu yang dikembangkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta.
Salah satu perwakilan yang menyampaikan minatnya adalah Dekta Kobogau, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Tengah. Ia menilai Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan berbagai inovasi layanan yang menarik untuk dipelajari.
“Kami melihat banyak inovasi layanan yang terus dikembangkan Pemprov DKI, ini sangat menarik sekali,” ujar Dekta, Senin (8/12).
Dekta menegaskan pihaknya berencana menjajaki kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta agar inovasi yang telah dikembangkan dapat diterapkan di Papua Tengah. Ia menyebut daerahnya ingin menyusun pemetaan wilayah berbasis teknologi informasi seperti yang telah dikembangkan di DKI Jakarta, meski masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia.
“Kami berkeinginan menyusun pemetaan wilayah berbasis IT yang sudah dikembangkan Pemprov DKI Jakarta. Namun, kami memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia,” ungkapnya.
Kasatpel Layanan Komunikasi dan Pemasaran UP JSC, Nuruli Khotimah, menjelaskan Future City Hub merupakan wadah kolaborasi yang disediakan untuk menghimpun para kolaborator dalam mencetuskan ide dan gagasan demi perbaikan kota Jakarta ke depan.
“Future City Hub lahir dari hasil kerja sama Jakarta - Berlin yang dibiayai Uni Eropa,” kata Nuruli.
Menurutnya, sebagian besar perwakilan daerah yang berkunjung menunjukkan ketertarikan untuk menerapkan layanan inovasi yang dikembangkan JSC dan Future City Hub. Ia menyebut beberapa di antaranya juga telah menyampaikan keinginan untuk menjalin kerja sama.
“Bahkan, perwakilan daerah sudah menyampaikan keinginan akan menjalin kerja sama dengan kami,” tandasnya.
Rangkaian kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan IGA 2025 yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, pada Senin (8/12) di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (10/12).
IGA 2025 dihadiri pemimpin daerah dari seluruh Indonesia, pakar internasional, serta berbagai mitra multisektor. Agenda kegiatan meliputi field trip, seminar, eksibisi inovasi, hingga malam penganugerahan. Ajang tahunan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) itu juga disiapkan sebagai ruang pertukaran wawasan, pembelajaran, dan peluang kerja sama antardaerah.

