CIC meluncurkan laporan skor kredit pribadi K40, sebuah layanan yang ditujukan untuk membantu masyarakat memahami kondisi kredit dan meningkatkan “kesehatan keuangan” mereka melalui satu laporan yang ringkas.
Berbeda dari laporan ringkasan sebelumnya, K40 dirancang menyoroti informasi inti yang lebih mudah dipahami. Laporan ini memuat skor kredit, peringkat kredit, posisi pelanggan relatif terhadap pasar umum, serta tabel alasan yang memengaruhi skor kredit.
Salah satu keunggulan utama K40 adalah kemampuannya menguraikan faktor-faktor di balik perubahan skor. Alih-alih hanya menampilkan angka, laporan ini mengidentifikasi alasan spesifik yang mendorong kenaikan atau penurunan skor, seperti pengambilan banyak pinjaman baru atau adanya utang yang menunggak. Dengan demikian, pengguna dapat mengenali perilaku keuangan yang berisiko dan melakukan penyesuaian lebih cepat.
Laporan K40 dapat diakses secara online melalui aplikasi iCIC dengan langkah-langkah yang disebut sederhana. CIC juga memperbarui skor kredit setiap bulan, sehingga pengguna dapat memantau perubahannya secara berkala dan memperbaiki profil kredit dari waktu ke waktu.
Di tengah meningkatnya peran skor kredit dalam proses persetujuan pinjaman, pemantauan skor secara proaktif dinilai dapat membantu memperkuat kredibilitas finansial pribadi. Hal ini juga berpotensi memperluas akses pendanaan, termasuk peluang memperoleh batas kredit lebih tinggi dan suku bunga yang lebih baik dari lembaga kredit.
Selain bagi individu, penggunaan alat pencarian dan pelacakan skor kredit secara luas disebut dapat meningkatkan transparansi pasar keuangan serta mengurangi risiko bagi peminjam dan pemberi pinjaman.
Saat ini, pelanggan dapat mengakses laporan K40 melalui CIC dengan biaya 12.000 VND per laporan (belum termasuk PPN), sehingga layanan ini diharapkan lebih mudah dijangkau masyarakat. Peluncuran K40 juga dipandang sebagai langkah untuk mendorong kebiasaan pengelolaan keuangan pribadi yang lebih transparan dan efektif di era digital.