Platform pembayaran digital dan layanan digitalisasi perusahaan, CAHAYA (PT Cahaya Bisnis Digital), berencana menyelenggarakan “KTT Inovasi Keuangan Internasional Indonesia 2026” pada 31 Maret 2026 di The Westin Surabaya, Surabaya, Jawa Timur.
Mengusung tema “Meraih Sukses Bersama, Mewujudkan Impian Indonesia”, forum ini diarahkan untuk memperkuat kerja sama lintas batas antara Indonesia dan Tiongkok di sektor teknologi finansial. Penyelenggara menyebut KTT tersebut akan mempertemukan pemimpin fintech dari kedua negara, institusi investasi, perwakilan perusahaan, serta pakar kebijakan untuk membahas perkembangan ekonomi digital di Asia Tenggara.
Sejumlah topik yang dijadwalkan dibahas meliputi tren terbaru ekonomi digital regional, pengembangan sistem pembayaran lintas batas, serta strategi transformasi digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, CAHAYA juga dijadwalkan meluncurkan secara global produk sistem bisnis cerdas berbasis AI SaaS. Produk ini dikembangkan oleh tim gabungan dari Tiongkok dan Indonesia, dan dirancang untuk menyediakan solusi operasional digital terpadu bagi perusahaan di Indonesia. CAHAYA menyatakan teknologi tersebut diharapkan mendukung percepatan transformasi digital dunia usaha, khususnya sektor UMKM.
CAHAYA menyebut tim intinya berasal dari sejumlah perusahaan teknologi dan keuangan dari kedua negara, termasuk Lakala dan Meituan. Perusahaan ini juga terlibat dalam pengembangan Sistem Pembayaran Indonesia yang sejalan dengan visi Bank Indonesia melalui program Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025.
Melalui layanan digital yang dikembangkan, CAHAYA menyatakan telah menjangkau lebih dari 91,3 juta masyarakat yang belum memiliki akses perbankan serta sekitar 6,29 juta pelaku UMKM.
Surabaya dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan KTT dengan pertimbangan peran kota tersebut sebagai pusat perdagangan dan ekonomi utama di kawasan Indonesia timur, serta memiliki aktivitas industri dan bisnis yang berkembang pesat.
Agenda KTT mencakup pemaparan tren industri, forum diskusi meja bundar, peluncuran produk, hingga sesi penjajakan kerja sama bisnis. CAHAYA menyatakan kegiatan ini diharapkan memperkuat komunikasi dan kolaborasi pelaku industri Indonesia dan Tiongkok dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih luas.
Ke depan, CAHAYA menyatakan akan terus memperluas pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan pasar lokal serta memperkuat kerja sama bisnis yang saling menguntungkan seiring pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.