BERITA TERKINI
Bursa Jepang Menguat Tajam, Nikkei 225 Melonjak Hampir 3% Ditopang Harapan Redanya Ketegangan Timur Tengah

Bursa Jepang Menguat Tajam, Nikkei 225 Melonjak Hampir 3% Ditopang Harapan Redanya Ketegangan Timur Tengah

Bursa saham Jepang ditutup menguat signifikan pada Rabu (25/3/2026), seiring meningkatnya optimisme investor bahwa ketegangan di Timur Tengah berpotensi mereda.

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,87% ke level 53.749,62, menjadi kenaikan harian terbesar sejak 18 Maret. Indeks Topix yang mencakup saham lebih luas juga naik 2,57% ke 3.650,99.

Sentimen positif didorong pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut adanya kemajuan dalam upaya negosiasi untuk mengakhiri perang dengan Iran. Sebelumnya, seperti pasar global lainnya, pergerakan saham Jepang sempat berfluktuasi di tengah ketidakpastian arah konflik.

Selain harapan meredanya ketegangan, penurunan harga minyak dunia turut menjadi katalis bagi pasar. Jepang yang sangat bergantung pada impor energi dinilai sensitif terhadap perubahan harga minyak.

“Ekspektasi penurunan ketegangan di Timur Tengah tampaknya mendorong pasar saham naik. Namun, ketidakpastian belum sepenuhnya hilang,” kata Wataru Akiyama, analis Nomura Securities.

Penguatan Nikkei terjadi secara luas, dengan 203 saham tercatat naik dan 22 saham turun. Sektor asuransi memimpin reli, ditandai lonjakan saham Tokio Marine Holdings sebesar 14,6% setelah Berkshire Hathaway mengungkapkan telah mengambil kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

Saham Furukawa Electric juga melesat 11,2%, sementara SoftBank Group naik 7,9% seiring sentimen positif terhadap investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).

Di sisi lain, beberapa saham bergerak melemah. Recruit Holdings turun 1,9% dan menjadi salah satu penekan indeks. Saham energi Inpex Corporation melemah 1,7% seiring penurunan harga minyak.