Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong penerapan tata kelola sertifikasi produk yang baik sebagai bagian dari upaya mendukung perekonomian nasional. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses sertifikasi berjalan secara tertib, akuntabel, dan dapat dipercaya.
Dalam konteks tersebut, industri TIC—yang mencakup pengujian, inspeksi, dan sertifikasi—dipandang memiliki peran strategis. Keberadaan dan kinerja industri ini disebut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.
Melalui penguatan tata kelola sertifikasi, BSN menekankan pentingnya sistem yang mampu mendukung kebutuhan pelaku usaha dan industri, serta membantu memastikan produk memenuhi persyaratan yang berlaku. Upaya ini diharapkan sejalan dengan tujuan memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi internasional.

