Pasar baja dan bijih besi global menunjukkan tanda pemulihan pada 25 Januari setelah melalui serangkaian koreksi harga. Kenaikan ini didorong oleh kondisi margin keuntungan pabrik baja di Tiongkok yang masih dinilai menguntungkan, sementara biaya bahan baku belum memperlihatkan lonjakan tajam menjelang periode libur panjang.
Di perdagangan 24 Januari, kontrak berjangka baja tulangan (rebar) Februari 2026 di Bursa Berjangka Shanghai naik 0,46% atau 14 yuan menjadi 3.089 yuan per ton. Pada saat yang sama, kontrak berjangka bijih besi di Bursa Komoditas Dalian menguat 0,2% ke level 801,5 yuan per ton. Di Bursa Singapura, harga bijih besi naik US$0,41 dan ditutup pada US$104,05 per ton.
Meski mencatat pemulihan dalam sesi perdagangan, analis menilai pergerakan harga sepanjang pekan masih berada dalam tren menurun. Secara mingguan, harga besi beton di Shanghai turun sekitar 2%. Sementara itu, bijih besi di Dalian dan Singapura masing-masing melemah 3,7% dan 2,2%.
Dari sisi Tiongkok, penurunan harga bijih besi yang berkepanjangan disebut telah meredakan sentimen pesimistis di pasar. Harga bahan baku lain yang tetap rendah juga membantu pabrik baja menekan beban biaya dan mendorong pembelian persediaan. Data Mysteel menunjukkan sejumlah pabrik baja skala kecil di Guangxi dan Guangdong diperkirakan menangguhkan produksi sementara pada akhir Januari untuk persiapan libur Tahun Baru Imlek, dengan rencana melanjutkan operasi pada Maret.
Sejumlah bahan baku lain di Bursa Komoditas Dalian juga menguat. Batu bara kokas naik 2,84%, sedangkan kokas meningkat 2,59%. ANZ Bank memperkirakan bahwa meskipun sektor properti Tiongkok masih menghadapi berbagai tantangan, investasi infrastruktur dan energi berpotensi menjadi pendorong utama permintaan baja pada 2026.
Sementara itu di pasar domestik Vietnam, harga baja konstruksi dilaporkan stabil setelah penyesuaian pada periode sebelumnya. Perusahaan-perusahaan besar mempertahankan harga terdaftar sambil memantau sinyal konsumsi dari pasar perumahan dan proyek.
Di wilayah Utara, harga tercatat antara lain: Hoa Phat untuk gulungan baja CB240 di level 14.010, serta batang baja berusuk D10 CB300 juga 14.010. Vietnam Italia mencatat gulungan baja CB240 di 13.940 dan batang baja berusuk D10 CB300 di 13.840. Di wilayah Tengah, Hoa Phat membanderol gulungan baja CB240 di 13.800 dan batang baja berusuk D10 CB300 di 13.600.
Di Vietnam Tengah, Viet Duc Steel disebut tetap mempertahankan harga lebih tinggi dibanding rata-rata regional, sementara merek VAS dinilai paling kompetitif. Di Vietnam Selatan, perusahaan seperti Hoa Phat dan VAS tidak mencatat penyesuaian baru, sehingga harga tetap stabil dibanding sesi perdagangan sebelumnya.

