Jakarta—Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan libur perdagangan saham selama lima hari kerja pada Maret 2026. Jadwal ini bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ketentuan tersebut tercantum dalam lampiran surat BEI No. Peng-00171/BEI.POP/09-2025 tertanggal 23 September 2025, yang memuat kalender hari libur dan jumlah hari perdagangan bursa sepanjang tahun.
Berdasarkan kalender perdagangan BEI, aktivitas transaksi saham di bursa akan dihentikan sementara pada tanggal-tanggal berikut:
18 Maret 2026 – Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
19 Maret 2026 – Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
20 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
23 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
24 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
BEI menyatakan pada tanggal-tanggal tersebut seluruh aktivitas perdagangan di pasar saham tidak berlangsung. Selama libur bursa, kegiatan pasar modal yang dihentikan sementara meliputi transaksi jual beli saham, proses penyelesaian transaksi (settlement), serta aktivitas perdagangan lainnya di pasar modal.
Dengan adanya kalender libur ini, investor dan pelaku pasar diharapkan menyesuaikan strategi investasi serta perencanaan transaksi selama Maret 2026.