BERITA TERKINI
BEI Siapkan Skema Peningkatan Free Float dan Perkuat Transparansi Kepemilikan Saham

BEI Siapkan Skema Peningkatan Free Float dan Perkuat Transparansi Kepemilikan Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) memaparkan perkembangan agenda reformasi pasar modal yang disiapkan bersama regulator dan Self-Regulatory Organization (SRO). Sejumlah fokus yang disorot antara lain peningkatan transparansi kepemilikan saham serta upaya mendorong kenaikan porsi saham yang beredar di publik (free float).

Direktur Penilaian Perusahaan Tercatat BEI, I Gede Nyoman Yetna, dikutip pada Minggu (15/3/2026), menyatakan BEI terus mendorong peningkatan kualitas pasar melalui berbagai inisiatif regulasi. Salah satu rencana yang disiapkan adalah peningkatan jumlah minimum saham free float pada seluruh perusahaan tercatat.

“BEI terus mendorong peningkatan kualitas pasar, termasuk melalui peningkatan jumlah minimum saham free float pada seluruh Perusahaan Tercatat. Hal ini telah dilakukan sebagaimana konsep perubahan Peraturan I-A yang sedang dalam proses penyusunan,” ujar Nyoman.

Dalam implementasinya, BEI akan melakukan sosialisasi kepada emiten terkait kewajiban pemenuhan free float serta skema yang dapat ditempuh untuk memenuhi ketentuan tersebut. Menurut Nyoman, opsi yang dapat digunakan antara lain divestasi, rights issue, maupun aksi korporasi lainnya yang memungkinkan peningkatan free float.

“Dalam implementasinya, BEI akan melakukan sosialisasi kepada Perusahaan Tercatat mengenai kewajiban free float dan skema pemenuhan ketentuan free float yang dapat dilakukan Perusahaan Tercatat, baik melalui skema divestasi, rights issue, maupun aksi korporasi lainnya yang memungkinkan untuk meningkatkan free float Perusahaan Tercatat,” imbuh Nyoman.

BEI juga menyediakan person in charge atau hotdesk bagi emiten yang dapat dihubungi untuk mendiskusikan strategi pemenuhan ketentuan free float minimum 15 persen.

Di sisi lain, Nyoman menyampaikan BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan SRO lainnya terus memperkuat koordinasi untuk memastikan agenda reformasi pasar berjalan efektif.

“BEI bersama dengan OJK serta Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya terus melakukan koordinasi dalam rangka meingkatkan kualitas dan reformasi integritas pasar modal Indonesia,” kata Nyoman.