BERITA TERKINI
BEI Pantau Pergerakan Tak Wajar pada Empat Saham: ASPI, FITT, RONY, dan ASPR

BEI Pantau Pergerakan Tak Wajar pada Empat Saham: ASPI, FITT, RONY, dan ASPR

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan harga sejumlah saham yang dinilai tidak wajar di pasar setelah terdeteksi adanya Unusual Market Activity (UMA) pada empat emiten. Saham yang masuk dalam radar pengawasan BEI adalah PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY), serta PT Asia Pramulia Tbk (ASPR).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan pengumuman UMA dilakukan untuk memberikan transparansi kepada investor. Ia menegaskan, status UMA tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran di pasar modal.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," ujar Yulianto dalam keterangan BEI.

Dari empat saham tersebut, tiga emiten—ASPI, FITT, dan RONY—terpantau mengalami penurunan harga yang cukup tajam sehingga menarik perhatian otoritas bursa. Sementara itu, saham ASPR justru tercatat mengalami kenaikan signifikan dalam waktu yang relatif singkat.

"Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," ujarnya.

BEI juga mencatat informasi terakhir yang disampaikan masing-masing emiten. Untuk ASPI dan RONY, informasi terakhir berupa laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dipublikasikan pada 10 Maret 2026. FITT menyampaikan penjelasan kepada bursa pada 11 Maret 2026 terkait permintaan klarifikasi. Adapun ASPR terakhir merilis laporan registrasi pemegang efek pada 9 Maret 2026.