BERITA TERKINI
BEI Imbau Investor Tetap Rasional Saat IHSG Terkoreksi di Tengah Eskalasi Konflik AS–Iran

BEI Imbau Investor Tetap Rasional Saat IHSG Terkoreksi di Tengah Eskalasi Konflik AS–Iran

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons meningkatnya ketidakpastian geopolitik global menyusul serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel kepada Iran yang memicu eskalasi konflik di Timur Tengah pada Sabtu (28/2).

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengimbau investor untuk tetap rasional dalam mengambil keputusan investasi dan menaruh perhatian pada fundamental.

“Kami mengimbau investor tetap rasional dan selalu memperhatikan fundamental. Sesuaikan strategi investasi dengan toleransi risiko masing masing investor,” ujar Jeffrey kepada media di Jakarta, 2 Maret 2026.

Di pasar saham, eskalasi konflik tersebut turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka melemah 1,97% ke posisi 8.073,09 dari level 8.235,48.

Hingga pukul 11.14 WIB pada sesi I, IHSG bergerak pada rentang 8.039,50–8.133,69.

Mayoritas sektor terpantau terkoreksi. Tiga sektor dengan pelemahan terbesar adalah sektor siklikal yang turun 5,39%, sektor infrastruktur merosot 2,92%, serta sektor properti melemah 2,70%.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 1,29 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 125 ribu kali perpindahan tangan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp880,55 miliar.

Secara keseluruhan, terdapat 575 saham melemah, 53 saham menguat, dan 88 saham tidak berubah.