Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Tercatat setidaknya empat emiten telah menetapkan nilai dividen tunai, sementara satu emiten lainnya berencana membagikan dividen dengan rasio hingga 40% dari laba bersih tahun buku 2025.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu emiten terbaru yang mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp336 per saham. Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim Rp55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025.
Dengan asumsi harga saham BBCA di kisaran Rp6.900 per saham, yield dividen untuk sisa dividen diperkirakan sekitar 4,07%, sedangkan total dividend yield mencapai sekitar 4,87%. BBCA menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 Maret 2026, ex dividen pada 31 Maret 2026, dan pembayaran dividen pada 8 April 2026.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengumumkan dividen sebesar Rp349,41 per saham. Dengan asumsi harga saham di kisaran Rp4.280, dividend yield BBNI tercatat sekitar 8,16%. Adapun jadwal cum date ditetapkan pada 17 Maret 2026, ex date pada 25 Maret 2026, dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 7 April 2026.
Dari sektor pelayaran, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menetapkan dividen sebesar Rp17 per saham. Dengan harga saham sekitar Rp1.440, yield dividen perusahaan diperkirakan sekitar 1,18%. ELPI menetapkan cum date pada 17 Maret 2026, ex date pada 25 Maret 2026, dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 9 April 2026.