BERITA TERKINI
Batam Innovation Award 2025 Digelar, Wali Kota Amsakar Minta OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

Batam Innovation Award 2025 Digelar, Wali Kota Amsakar Minta OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Batam melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Penganugerahan Batam Innovation Award 2025 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penghargaan bagi pelaku inovasi di lingkungan Pemko Batam sekaligus mendorong lahirnya ide-ide kreatif untuk meningkatkan daya saing daerah dan kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan inovasi diperlukan untuk menjawab tantangan di era yang terus berubah.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BRIDA atas acara yang luar biasa ini. Kita hidup pada masa yang menuntut adanya terobosan dan inovasi,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya kemampuan pemerintah beradaptasi dan bertransformasi. Menurutnya, berbagai perubahan besar dalam peradaban dunia berawal dari inovasi, sehingga setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terus menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis.

“Semua hal besar bermula dari inovasi. Kalau tidak segera beradaptasi, kita akan tertinggal. Pemerintahan harus adaptif dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis,” tegasnya.

Kepala BRIDA Kota Batam, Efrius, menjelaskan Batam Innovation Award 2025 dilaksanakan melalui empat tahapan, yakni pendaftaran dan pengisian data dukung inovasi daerah, seleksi dan penetapan nominator, penjurian, serta penganugerahan pemenang.

Tahun ini, penghargaan diberikan dalam enam kategori. Pada kategori OPD terinovatif, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meraih juara pertama, disusul RSUD Embung Fatimah, Bappeda Kota Batam, dan Sekretariat Daerah Kota Batam.

Kategori kelurahan terinovatif dimenangkan Kelurahan Rempang Cate, diikuti Kelurahan Tiban Baru dan Kelurahan Tanjung Buntung. Untuk kategori UPTD terinovatif, Puskesmas Baloi Permai meraih posisi pertama, kemudian Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Lubuk Baja, dan Instalasi Farmasi.

Pada kategori sekolah terinovatif, SMPN 3 Batam menjadi juara pertama, disusul SMPN 20 Batam, SMPN 12 Batam, dan SMPN 29 Batam. Sementara kategori inovasi digital terbaik dimenangkan POSPBB 2.0 dari Bapenda Batam, diikuti SIWALIPATEN dari UPT Puskesmas Baloi Permai, SINGA dari SMPN 12 Batam, dan SIDEW OBAT dari RSUD Embung Fatimah.

Untuk kategori inovasi non-digital, AKSARA dari SMPN 3 Batam meraih juara pertama. Peringkat berikutnya ditempati KONSERDIVA dari Puskesmas Tiban Baru, GURITA 20 dari SMPN 20 Batam, serta PREMIS dari SMPN 12 Batam.

Selain penyerahan penghargaan, apresiasi khusus juga diberikan kepada dewan juri Batam Innovation Award 2025. Ke depan, BRIDA berencana menerbitkan buku kumpulan inovasi daerah sebagai dokumentasi sekaligus referensi pengembangan inovasi pelayanan publik di Batam.