Jakarta — Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, menyatakan terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan berbasis teknologi yang mudah diakses masyarakat. Memasuki periode pasca Hari Raya Idulfitri 2026, Bank Raya menawarkan produk pinjaman multiguna digital Pinang Flexi untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan yang meningkat.
Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra mengatakan kebutuhan masyarakat setelah Idulfitri umumnya mencakup pemenuhan kebutuhan pokok, keperluan rumah tangga, hingga persiapan anak kembali masuk sekolah setelah libur panjang. Ia menyebut kemudahan yang ditawarkan Pinang Flexi diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses pinjaman secara lebih praktis.
Pinang Flexi menyediakan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp25 juta. Bank Raya menyebut khusus nasabah loyal, plafon dapat mencapai Rp35 juta. Tenor yang tersedia bersifat fleksibel antara 1 hingga 18 bulan, dengan suku bunga yang disebut kompetitif.
Produk ini ditujukan bagi nasabah yang memiliki KTP, berusia 21–55 tahun, menerima gaji melalui rekening Bank Raya atau Bank BRI minimal selama 7 bulan, serta memiliki riwayat kredit yang baik. Pinang Flexi juga dapat diakses oleh pekerja dengan rekening penggajian di Bank Raya maupun Bank BRI. Bank Raya menyatakan pencairan dana dilakukan cepat dan tanpa potongan biaya di muka.
Proses pengajuan dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Pinang Flexi di App Store dan Google Play Store. Nasabah diminta mengisi identitas diri serta nominal plafon yang diajukan. Jika memenuhi persyaratan, pengajuan diproses hingga tahap persetujuan, dan dana dicairkan ke rekening nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melalui aplikasi, pengajuan juga dapat dilakukan lewat platform pihak ketiga, salah satunya aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Pengguna dapat membuka menu “Lainnya”, memilih “Finansial & Kesejahteraan”, lalu masuk ke menu “Dana Siaga” dan memilih opsi Pinang Flexi. Setelah menyetujui syarat dan ketentuan, pengguna akan diarahkan ke WebView Pinang Flexi untuk melanjutkan proses.
Bank Raya menyatakan Pinang Flexi turut mendorong pertumbuhan bisnis digital perusahaan. Per akhir Desember 2025, total outstanding Pinang Flexi disebut meningkat 20,5% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1,03 triliun, dengan jumlah nasabah 21.544 NoA.
Ke depan, Bank Raya menyatakan akan memperkuat kapabilitas digital Pinang Flexi agar menjangkau lebih banyak nasabah, termasuk dengan mendorong kolaborasi bersama berbagai perusahaan untuk menyediakan pinjaman tunai bagi kebutuhan karyawan. Bank Raya juga menyebut akan terus menghadirkan inovasi yang relevan, cepat, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan masyarakat.