BERITA TERKINI
Amartha: Imbal Hasil Investasi Amartha Prosper Diproyeksikan 6,5%–14% per Tahun

Amartha: Imbal Hasil Investasi Amartha Prosper Diproyeksikan 6,5%–14% per Tahun

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menyampaikan potensi imbal hasil investasi melalui produk terbarunya, Amartha Prosper, berada di kisaran 6,5% hingga 14% per tahun.

VP Public Relations Amartha Harumi Supit mengatakan besaran imbal hasil tersebut bergantung pada profil investasi yang dipilih investor. Dalam Amartha Prosper, terdapat empat profil investasi, yakni Balanced-Flex, Balanced, Progressive, dan Dynamic.

“Beberapa profil investasi dapat disesuaikan dengan preferensi risiko investor, dengan potensi imbal hasil sekitar 6,5% hingga 14% per tahun,” ujar Harumi kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).

Menurut Harumi, dana investor disalurkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra Amartha melalui skema Grassroots Growth Series. Skema ini membuat portofolio pendanaan tersebar di berbagai wilayah dan sektor usaha, sehingga membantu menciptakan diversifikasi dan pengelolaan risiko yang lebih terukur.

Ia menambahkan, sebagai alternatif investasi berbasis fintech, pendekatan tersebut dinilai menarik bagi investor yang tidak hanya mengejar imbal hasil finansial, tetapi juga ingin berkontribusi pada dampak ekonomi yang nyata.

Dari sisi pengelolaan risiko, Harumi menyebut Amartha menerapkan pendekatan yang menggabungkan teknologi dan pendampingan lapangan. Pembiayaan kepada perempuan pengusaha ultra mikro dilakukan tanpa agunan, namun didukung skema tanggung renteng, teknologi credit scoring berbasis data, serta pendampingan usaha secara berkelanjutan.

“Pendekatan itu dibangun dari pengalaman lebih dari 16 tahun melayani segmen UMKM akar rumput, sehingga membantu menjaga kualitas portofolio sekaligus memastikan keberlanjutan usaha para mitra,” tuturnya.

Harumi juga menyampaikan Amartha berupaya menjaga keseimbangan antara imbal hasil yang kompetitif bagi investor dan pertumbuhan bisnis UMKM yang berkelanjutan melalui tata kelola yang prudent serta pengembangan sistem teknologi secara berkelanjutan.

Sejak berdiri, Amartha disebut telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp 37 triliun kepada lebih dari 3,7 juta pelaku UMKM perempuan di lebih dari 50 ribu desa. Dalam periode yang sama, lebih dari 320 ribu lender ritel tercatat berpartisipasi dalam pendanaan.