Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meresmikan gedung barunya, Grha AAJI, yang berlokasi di Jalan Fatmawati Raya No.14, Jakarta Selatan. Peresmian ini disebut sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan industri asuransi jiwa.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung tersebut, sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian. Ia mengatakan pembangunan Grha AAJI dimulai pada 20 Juni 2024 dan rampung dalam waktu sekitar 1,5 tahun.
Albertus menyatakan, keberadaan Grha AAJI diharapkan dapat memperkuat talenta industri, memperluas wawasan, serta membangun fondasi yang lebih kokoh bagi masa depan asuransi. Ia juga mengajak anggota dan mitra untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk pelatihan, literasi, pertemuan, riset, dan kolaborasi.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Ketua Dewan Pengurus AAJI Handojo G Kusuma mengatakan Grha AAJI mempertegas peran industri dalam mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, langkah tersebut ditujukan untuk mendorong penguatan industri asuransi jiwa yang berintegritas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selain meresmikan gedung baru, AAJI juga memperkenalkan AAJI Industry University yang disebut sebagai pusat pengembangan kompetensi dan kepemimpinan industri asuransi jiwa di Indonesia. Handojo menegaskan peresmian ini tidak hanya soal gedung, melainkan juga penegasan komitmen kolektif industri untuk membangun masa depan melalui investasi pada pengembangan sumber daya manusia.
AAJI Industry University dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun center of excellence yang berfokus pada pembelajaran, sertifikasi, dan pengembangan kepemimpinan yang modern, terintegrasi, serta relevan dengan kebutuhan. Handojo menyebut institusi ini akan berfokus pada pengembangan kepemimpinan berkelanjutan dengan kesiapan suksesi, penguatan kompetensi teknis dan manajerial, etika, serta pembentukan budaya profesional yang berintegritas.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono berharap Grha AAJI dapat menjadi tempat alternatif untuk mengembangkan kepemimpinan di industri perasuransian.

