BERITA TERKINI
Mahasiswa FEB Unpam Gelar PKM Penguatan Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Kelola Dana Kegiatan Sekolah

Mahasiswa FEB Unpam Gelar PKM Penguatan Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Kelola Dana Kegiatan Sekolah

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian. Program ini difokuskan pada penguatan sikap kepemimpinan dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana kegiatan sekolah guna mendukung perbaikan tata kelola organisasi di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menerapkan pengetahuan manajemen dan kepemimpinan untuk memberikan edukasi serta pendampingan kepada siswa agar mampu mengelola dana kegiatan sekolah secara tertib, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan dana kegiatan sekolah dinilai penting karena berkaitan dengan pelaksanaan berbagai program pendidikan dan pengembangan karakter, termasuk aktivitas organisasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, dan program pendukung pembelajaran.

Namun, pada praktiknya masih ditemukan sejumlah kendala, seperti kurangnya pemahaman tentang pengelolaan dana, lemahnya disiplin administrasi, serta rendahnya kesadaran mengenai transparansi dan akuntabilitas. Kondisi ini menjadi salah satu latar belakang dilaksanakannya PKM bertajuk “Penguatan Sikap Kepemimpinan dan Tanggung Jawab dalam Pengelolaan Dana Kegiatan Sekolah”.

Kegiatan PKM tersebut dilaksanakan pada 14 November di Sekolah Teknik Media Informatika, Petukangan Selatan, Jalan Lestari, Jakarta Selatan. Sasaran kegiatan adalah siswa, khususnya pengurus organisasi sekolah dan panitia kegiatan, agar memiliki pemahaman dan penguatan sikap kepemimpinan serta tanggung jawab dalam mengelola dana kegiatan secara tertib, jujur, dan bertanggung jawab.

Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi sederhana terkait pengelolaan dana kegiatan sekolah. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar kepemimpinan, pentingnya tanggung jawab dalam organisasi, perencanaan anggaran kegiatan, pencatatan keuangan sederhana, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penyampaian materi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan siswa agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam aktivitas sekolah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta disebut menunjukkan antusiasme, terutama pada sesi diskusi dan simulasi. Peserta diberikan contoh kasus yang kerap terjadi dalam pengelolaan dana kegiatan sekolah, kemudian diminta mendiskusikan dan menentukan solusi. Melalui rangkaian tersebut, siswa dilatih berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta mengambil keputusan yang mencerminkan sikap kepemimpinan dan tanggung jawab. Peserta juga didorong memahami bahwa pengelolaan dana tidak hanya bersifat teknis, tetapi berkaitan dengan nilai kejujuran dan integritas.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana kegiatan sekolah. Siswa dinilai lebih menyadari pentingnya perencanaan anggaran, pencatatan yang rapi, serta pelaporan penggunaan dana secara terbuka. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan penguatan sikap kepemimpinan, seperti kemampuan mengorganisasi kegiatan, bekerja sama, dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan.

Secara keseluruhan, PKM tersebut disebut memberikan dampak positif bagi Sekolah Teknik Media Informatika, terutama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dana kegiatan sekolah. Ke depan, pihak sekolah diharapkan melanjutkan praktik-praktik yang telah diperkenalkan, seperti penyusunan anggaran secara sistematis, pencatatan keuangan yang rapi, dan pelaporan penggunaan dana yang terbuka kepada pihak terkait.

Peran guru pendamping dan manajemen sekolah juga dinilai penting untuk mengawasi serta membimbing siswa dalam menerapkan prinsip kepemimpinan dan tanggung jawab. Pendampingan berkelanjutan diharapkan membantu siswa mengatasi kendala dalam praktik pengelolaan dana, sementara evaluasi rutin dapat menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan.

Kegiatan ini sekaligus membuka peluang pengembangan program serupa di sekolah lain dengan penyesuaian materi dan metode sesuai kebutuhan masing-masing. Melalui penguatan sikap kepemimpinan sejak dini, siswa diharapkan tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, jujur, dan berintegritas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh Raihan Dheka Amin Haryadi, Suci Rahmawati, dan Maria Angelica Dwi Sesanti, mahasiswa S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang.