BERITA TERKINI
SRO Pasar Modal Himpun Rp 3,95 Miliar untuk Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

SRO Pasar Modal Himpun Rp 3,95 Miliar untuk Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pasar modal Indonesia menyalurkan bantuan sosial melalui kegiatan Pasar Modal Peduli: Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Jumat pekan lalu. Program ini menjadi bentuk sinergi para pemangku kepentingan di sektor pasar modal untuk menghadirkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan.

Dari kegiatan tersebut, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 3,95 miliar. Bantuan akan disalurkan kepada tiga lembaga mitra, yakni Sahabat Pedalaman, BenihBaik.com, dan Wahid Foundation, yang bergerak di bidang pendidikan, kemanusiaan, serta penguatan nilai toleransi.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa pasar modal tidak hanya berperan sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagian dari ekosistem yang memiliki tanggung jawab sosial. “Pasar modal bergerak kolektif untuk merespons dinamika ekonomi dan berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Program Pasar Modal Peduli dirancang sebagai wadah kolaborasi bagi self regulatory organizations (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kegiatan ini juga melibatkan perusahaan tercatat, anggota bursa, serta pelaku pasar modal lainnya.

Rangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) tersebut menegaskan komitmen bersama agar pertumbuhan dan keberlanjutan pasar modal berjalan seiring dengan kontribusi nyata kepada masyarakat. Tema kegiatan juga menyoroti pentingnya solidaritas di antara pelaku pasar modal, terutama untuk mendukung masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan bantuan berkelanjutan.

Melalui program ini, pasar modal Indonesia mendorong percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera, dengan fokus pada perbaikan infrastruktur penting. Dukungan tersebut mencakup upaya pemulihan konektivitas antarwilayah, penyediaan air bersih, fasilitas sanitasi, hingga sarana ibadah dan pendidikan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kolaborasi dengan Wahid Foundation, misalnya, diarahkan pada pemulihan sarana ibadah dan pendidikan melalui reaktivasi masjid, meunasah, dan dayah di wilayah Aceh. Sementara itu, bersama BenihBaik.com dilakukan pembangunan sumur bor, fasilitas sanitasi MCK komunal, serta sarana pendidikan untuk memastikan akses air bersih dan fasilitas belajar yang memadai bagi masyarakat terdampak.

Adapun kerja sama dengan Sahabat Pedalaman mencakup pembangunan jembatan, sumur bor, serta fasilitas sanitasi MCK, yang ditujukan untuk memulihkan konektivitas dan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, para pelaku pasar dan pemangku kepentingan tidak hanya menyalurkan bantuan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi membangun kembali fondasi kehidupan masyarakat, mulai dari akses air bersih dan sanitasi hingga konektivitas wilayah serta penguatan fungsi sosial dan pendidikan di daerah terdampak.

Pasar Modal Peduli menjadi salah satu cerminan kolaborasi di ekosistem pasar modal Indonesia dalam menghadirkan dampak sosial yang lebih luas dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang.