PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menyiapkan aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp250 miliar yang akan dilakukan melalui mekanisme pasar reguler di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencana tersebut disampaikan perseroan sebagai respons atas permintaan penjelasan dari otoritas bursa terkait kepatuhan terhadap ketentuan free float minimum.
Berdasarkan komposisi pemegang saham per 28 Januari 2026, jumlah saham publik RAJA tercatat 1,04 miliar lembar atau setara 24,67% dari total saham tercatat. Manajemen melakukan simulasi dengan asumsi penggunaan penuh dana buyback dan memperkirakan saham free float akan berkurang menjadi 988,43 juta lembar.
Dengan proyeksi tersebut, porsi free float diperkirakan berada di level 23,38%, masih di atas ketentuan minimum bursa sebesar 7,5%. Manajemen juga menyatakan struktur kepemilikan publik tetap aman apabila ketentuan minimum free float dinaikkan menjadi 15% sesuai rencana perubahan regulasi. Dengan demikian, buyback disebut tidak mengubah kepatuhan perseroan terhadap persyaratan pencatatan saham di bursa.
Dari sisi pelaksanaan, buyback akan dilakukan di pasar reguler dan difasilitasi oleh PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai anggota bursa yang ditunjuk. Perseroan menyampaikan tidak merencanakan pembelian saham di luar bursa serta memastikan seluruh proses mengikuti peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan BEI yang berlaku.
Perseroan menyebut buyback menggunakan dana internal yang telah disiapkan, dengan tujuan menjaga stabilitas harga saham sekaligus mengelola struktur permodalan. Simulasi free float yang disampaikan juga menunjukkan aksi korporasi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan likuiditas perdagangan serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Di sisi pergerakan harga, saham RAJA menutup perdagangan Senin di level 4.910, menguat 120 poin atau 2,51% dibandingkan penutupan sebelumnya di 4.790. Sepanjang sesi, harga bergerak dalam rentang 4.880 hingga 5.050 setelah dibuka di 4.880.
Pada sesi pagi, harga bergerak naik bertahap hingga menyentuh level tertinggi harian 5.050, lalu cenderung konsolidatif menjelang jeda siang di kisaran 4.980–5.000. Memasuki sesi kedua, tekanan jual terlihat sehingga harga terkoreksi ke area 4.900–4.930 dan kemudian stabil hingga ditutup di 4.910, tetap berada di zona hijau.

