Jakarta — Menteri Keuangan sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel) calon pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan sudah ada sejumlah pendaftar yang dinilai kompeten untuk mengikuti seleksi pimpinan OJK. Namun, ia menilai jumlah kandidat yang memenuhi kompetensi dan persyaratan masih belum banyak.
“Ada beberapa (orang kompeten), tapi masih kurang banyak menurut saya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Selasa, 24 Februari 2026.
Purbaya menyebut sebagian pendaftar berasal dari industri jasa keuangan. “Oh saya nggak tahu (dari internal OJK). Ada jasa keuangan, ada orang keuangan juga yang daftar, ada beberapa orang,” katanya.
Meski sudah ada nama-nama yang masuk, Purbaya menilai sebagian besar pendaftar belum memiliki kompetensi yang cukup kuat untuk memimpin otoritas tersebut. Karena itu, ia masih menunggu kandidat lain yang dianggap lebih memenuhi kualifikasi.
“Mungkin masih kita tunggu orang-orang yang lain yang lebih berkualitas untuk masuk. Saya masih lihat sebagian besar masih bukan orang jagonya-jagonya gitu,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa sejauh ini terdapat sejumlah pejabat internal OJK yang turut mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan OJK.
“Teman-teman internal OJK banyak,” kata Friderica saat ditemui di Gedung Bank Indonesia, Senin, 23 Februari 2026.
Pendaftaran calon ADK OJK masih dibuka hingga 2 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.

