BERITA TERKINI
Program “Mudik ke Jakarta” Dipromosikan di Surabaya, Tawarkan Paket Wisata Ramadan dan Lebaran

Program “Mudik ke Jakarta” Dipromosikan di Surabaya, Tawarkan Paket Wisata Ramadan dan Lebaran

Surabaya — Tradisi mudik selama Lebaran umumnya identik dengan perjalanan dari kota-kota besar menuju kampung halaman. Namun, belakangan muncul tren baru berupa program “Mudik ke Jakarta” yang ditawarkan sebagai alternatif berlibur di ibu kota saat Ramadan dan Idul Fitri.

Program ini diinisiasi Jakarta Experience Board (JXB) bersama Astindo DKI Jakarta, dengan menggandeng Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta sejumlah pemangku kepentingan. Promosi program tersebut kini mulai menyasar Surabaya, dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jakarta selama Ramadan dan periode libur Lebaran.

Dalam konteks pergerakan mudik nasional yang masih didominasi tujuan di Pulau Jawa, khususnya ke arah Jawa Timur, pemerintah memproyeksikan 24,90 juta orang atau sekitar 17,3 persen pemudik nasional akan masuk ke wilayah tersebut. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17–18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi pada 27 Maret 2026.

Senior Manager Marketing Produk dan Promosi PT Jakarta Tourisindo (Perseroda), Siti Fauziah, menyatakan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata menjadi kunci promosi program ini. “Kami mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk merayakan dan menikmati suasana Ramadan dan Lebaran di Jakarta melalui program ini,” ujarnya dalam acara Table Top Paket Wisata Mudik ke Jakarta di Excotel Hotel Surabaya, Sabtu (14/3/2026). Acara tersebut mengundang Disbudpar Jawa Timur, lebih dari 150 agen pariwisata di seluruh Jawa Timur, serta para penjual dari hotel dan penyedia destinasi wisata.

Siti menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta menawarkan berbagai destinasi wisata dengan promo khusus. Di antaranya promo menginap “buy 2 get 3” di lebih dari 30 hotel pilihan, voucher belanja dari ITC Group, serta harga khusus transportasi dalam kota dari Grab Indonesia.

Selain itu, terdapat harga spesial untuk lebih dari 20 destinasi wisata unggulan, termasuk Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Up at Thamrin Nine. Program ini juga mencakup promo transportasi bagi pengguna layanan Citilink dari 24 kota menuju Jakarta serta paket promo dari KAI Wisata. Ada pula paket city tour dan walking tour dengan harga menarik bersama Step Into Jakarta.

Melalui program ini, wisatawan ditawarkan kesempatan menjelajahi beragam destinasi ikonik Jakarta, mulai dari kawasan Kota Tua, Ancol, Pancoran Chinatown, Pasar Baru, Cikini, pusat perbelanjaan, wisata kuliner, hingga pertunjukan seni budaya. Mobilitas di dalam kota juga didorong dengan penggunaan moda transportasi modern seperti MRT Jakarta.

Jakarta International Stadium (JIS) turut menjadi salah satu daya tarik dengan menghadirkan program Ramadan Stadium Tour yang terbuka untuk umum dan rombongan, termasuk sekolah, universitas, komunitas, dan perusahaan. “Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati kemegahan stadion melalui tur ke lapangan utama, Warming Up Room, Sky View Deck, Press Conference Room, Royal Lounge, dan berbagai fasilitas lainnya,” kata Siti.

Ketua Astindo DKI Jakarta, Rina Darmawan, menilai sosialisasi program ini penting untuk memperkuat daya tarik Jakarta sebagai destinasi Ramadan dan libur Lebaran. “Melalui kegiatan Table Top ini, kami ingin memperluas jaringan bisnis, membuka peluang kolaborasi, dan memastikan paket wisata Lebaran di Jakarta dapat menjadi pilihan utama bagi wisatawan Surabaya dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Rina berharap perluasan promosi ke berbagai daerah dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jakarta selama libur Lebaran dan berdampak positif bagi sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di ibu kota.

Perwakilan Disparekraf DKI Jakarta, Anto Harpriyanto, menyampaikan bahwa “Mudik ke Jakarta” merupakan program wisata dan rekreasi di Jakarta selama Ramadan dan libur Lebaran. “Acara B2B market ini merupakan bagian dari program besar Mudik ke Jakarta 2026 yang diinisiasi dan diorganisir oleh JXB dan Astindo DPD DKI Jakarta serta didukung Kementerian Pariwisata,” ujarnya.

Program tersebut juga disebut sebagai bentuk kolaborasi untuk membangun ekosistem industri pariwisata sekaligus membuka peluang pengembangan kontrak kerja sama ke depan.