MAKASSAR — Pameran konstruksi ProBuild 2026 dipastikan akan digelar di Mal Phinisi Point (Pipo) Makassar pada 8–11 Juli 2026. Kegiatan ini disebut sebagai respons atas kebutuhan bahan konstruksi yang terus meningkat, terutama di kawasan Indonesia Timur.
ProBuild 2026 diselenggarakan oleh Perkasa Citra Organizer (PCO) di bawah naungan Perkumpulan Kontraktor Profesional Indonesia (Perkopindo) DPD Sulawesi Selatan. Penyelenggara menargetkan kegiatan ini menjadi pameran konstruksi terbesar di Indonesia Timur.
Dalam pelaksanaannya, ProBuild 2026 direncanakan menghadirkan sekitar 300 exhibitor dari berbagai daerah di Indonesia. Produk yang ditampilkan mencakup material bangunan, teknologi konstruksi modern, hingga inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pameran ini juga akan diramaikan produk UKM serta kuliner lokal. Dengan konsep tersebut, penyelenggara berharap ProBuild 2026 dapat menarik masyarakat umum sekaligus pelaku industri konstruksi, termasuk kontraktor dan pengembang.
Ketua Perkasa Citra Organizer, Ir Salyakin, menyampaikan ProBuild 2026 dirancang sebagai momentum strategis untuk mempertemukan produsen, kontraktor, dan pengguna bahan konstruksi dalam satu wadah kolaboratif. “ProBuild bukan sekadar pameran, tetapi ruang bertemunya inovasi, kualitas, keselamatan kerja, dan adopsi teknologi modern dalam industri konstruksi,” ujarnya.
Menjelang pelaksanaan utama, panitia telah menggelar rangkaian pra-event berupa kegiatan Sharing Product setiap pekan. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan produk unggulan calon exhibitor secara langsung kepada masyarakat, khususnya kontraktor dan pelaku pembangunan.
Ketua Perkopindo DPD Sulsel, Ir Abadi Gunawan, menyatakan harapannya agar ProBuild 2026 dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar di Makassar. “Kami berharap ProBuild menjadi kalender event tahunan, dan berkontribusi nyata bagi pertumbuhan industri konstruksi serta perekonomian di Indonesia Timur,” katanya.
Selain pameran, ProBuild 2026 juga akan menghadirkan sejumlah aktivitas lain, seperti challenge, program interaktif, serta pemberian penghargaan bagi exhibitor dan pelaku industri konstruksi. Panitia turut mengajak masyarakat luas, pelaku usaha, dan insan konstruksi untuk hadir selama empat hari penyelenggaraan di Phinisi Point Makassar.

