Perangkat desa di Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa dan penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang digelar pemerintah setempat. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di tingkat desa.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan pelatihan tersebut dilakukan untuk memastikan dana desa dapat dipertanggungjawabkan dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan di Pariaman, Selasa.
Menurut Yota, pemahaman teknis terkait Siskeudes penting bagi pemerintah desa karena desa merupakan ujung tombak pelayanan publik. Karena itu, bimtek yang diikuti perwakilan perangkat desa ini dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam, termasuk penyesuaian aplikasi dengan regulasi perpajakan serta aturan pengadaan barang dan jasa terbaru.
Materi lainnya mencakup integrasi laporan keuangan desa dengan sistem pengawasan nasional, pencegahan kesalahan input data yang berpotensi memicu temuan hukum di kemudian hari, serta sejumlah aspek penting lain dalam pengelolaan keuangan desa.
Yota meminta peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar penerapan sistem yang telah dirancang dapat dilaksanakan dengan baik di desa masing-masing.

